logo


Tersindir Pernyataan Anies Soal Sampah DKI, Djarot Klarifikasi, "Pak Jokowi Waktu Itu..."

"Sudah ditetapkan di sana"

5 Agustus 2019 00:45 WIB

Djarot Saiful Hidayat.
Djarot Saiful Hidayat. Jitunews/FPC/Muhammad Rifqi Riyanto

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan permasalah sampah sudah menjadi persoalan era sebelumnya.

Merasa tersindir dengan ucapan Anies, Djarot meminta Anies untuk membuka dokumennya.

Baca Juga: Siap Isi Kursi Ketua MPR, Gerindra: Kami Tidak Mau Munafik


Anies Baswedan Beri Instruksi Terkait Polusi Jakarta, Demokrat: Ini Bagus

Dukung Jokowi, Amien Rais Sebut Masa Depan PAN Tragis dan Hina di Hadapan Tuhan

"Coba ya nanti dibuka dokumennya untuk kita membangun ITF (Intermediate Treatment Facility atau fasilitas pengelola sampah terpadu) di Sunter zaman Pak Ahok, zaman saya, sudah ditetapkan di sana," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta (3/8).

Kemudian, ia pun menjelaskan bahwa ITF merupakan sebuah program lama yang merupakan program percepatan proses pengolahan sampah menjadi energi tersebut juga sudah dimulai pada era Gubernur Jokowi.

"ITF Sunter itu program lama dan juga dari Pak Jokowi waktu itu untuk mempercepat proses untuk membangun waste to energy, sampah diolah menjadi energi listrik. Sejak Pak Ahok sama saya ITF Sunter ya, tapi eksekusinya masih belum. Harusnya sih cepat," sambungnya.

Prioritaskan Pembangunan Danau Toba, Jokowi: Bukan Karena Kita Menang di Situ

Ia pun menambahkan persoalan sampah sudah mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah era kepemimpinan Ahok. Bahkan, pihaknya kala itu mencoba untuk mengatur regulasi pembatasan penggunaan kantong plastik.

"Sudah kita tetapkan, kita dorong betul untuk pengurangan sampah. Kemudian pelarangan untuk menggunakan sampah plastik," paparnya.

Pada kesempatan itu pula, ia mengingatkan Anies untuk tak perlu menyalahkan kepemimpinan sebelumnya. "Tantangan ke depan kita selesaikan, kalau di masa lalu ada kekurangan, ya tugas kita tanpa berkeluh kesah, termasuk soal polusi," tandasnya.

Demokrat Sebut Polusi Udara Jakarta Bukan Karena Kinerja Buruk Anies Baswedan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata