logo


Jangan Beli Ponsel Jenis Ini Jika Tak Ingin Menyesal di Kemudian Hari

Ponsel apakah itu?

4 Agustus 2019 13:50 WIB

IMEI Smartphone
IMEI Smartphone TekRevue

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Baru-baru ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sudah mengumumkan beberapa ponsel-ponsel yang berasal dari pasar gelap (black market/BM) akan diberlakukan regulasi IMEI (International Mobile Equipment Identity).

Seperti diketahui bahwa mekanisme pemblokiran ini memakai angka atau nomor IMEI sebagai acuan utamanya. IMEI yang nantinya tidak terdaftar di mesin identifikasi kepunyaan Kemenperin, tidak akan bisa dipakai alias diblokir oleh operator seluler, sehingga HP nantinya tidak bisa dipakai lagi.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) beserta dua kementerian lainnya, yakni Kemenkominfo dan Kemendag secepatnya akan menertibkan HP yang ilegal dengan cara melakukan pemblokiran terhadap Hp yang sudah lama ada Indonesia dengan status ilegal.


Baru Setahun, Realme Telah Masuk 10 Besar di Dunia

Regulasi terkait pemblokiran ini segera ditandatangani tapatnya pada 17 Agustus mendatang. Tentunya dengan adanya peraturan baru dari Kementerian Perindustrian, memberikan dampak yang sanagt positif karena dapat melindungi industri, konsumen, serta negara dari kerugian pajak.

Nah, bagi kamu yang saat ini masih pakai smartphone atau ponsel Balck Market yang dibeli sebelum tanggal 17 Agustus 2019, IMEI memang tidak akan langsung diblokir. HP BM yang dibeli sebelum tanggal 17 Agustus tersebut nantinya akan diberikan pemutihan.

Kemenperin juga sudah menegaskan kembali, semua smartphone yang sudah dibeli dari luar negeri setelah tanggal 17 Agustus 2019 nantinya sudah tidak dapat digunakan lagi Indonesia.

Untuk kamu yang berniat beli dari luar negeri, sebaiknya urungkan niat jika tak ingin ponselnya tidak bisa di pakai untuk menjelajah internet.

Facebook Berencana Ubah Nama Instagram dan WhatsApp

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu