logo


Dedi Mulyadi Yakin Internal Golkar Tak Akan Pecah Seperti 2014

Munas rencananya akan digelar pada Desember dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum

1 Agustus 2019 03:45 WIB

Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi. Dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yakin partainya tidak akan pecah setelah musyawarah nasional (munas). Munas rencananya akan digelar pada Desember dengan salah satu agendanya pemilihan ketua umum.

Menurutnya, perpecahan tidak akan terjadi karena Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto sebagai kandidat kuat caketum Golkar memiliki visi yang sama.

“Tidak akan mungkin terjadi (perpecahan) karena apa, karena frekuensinya sama, kan sama-sama mendukung pemerintah saat ini. Jadi frekuensi (perpecahan) itu enggak mungkin terjadi,” kata Dedi di Gedung DPD Golkar DKI, Jakarta Pusat, Rabu (31/7).


Istri Sandiaga Uno Diusulkan Waketum Gerindra Maju Pilwakot Tangsel

Menurutnya, kader-kader partai juga ingin menghindari konflik internal berbeda saat munas 2014. Kala itu, sempat terjadi perpecahan karena Kubu Aburizal Bakrie saat itu menyatakan mendukung kepada Prabowo Subianto, sementara lawannya Agung Laksono mendukung Jokowi.

"Di internal Golkar ada kerinduan munas itu tak menjadi ajang konflik politik yang terbuka karena itu merugikan Golkar berdasarkan sejarah," ujar Dedi.

Cerita JK Kalah Pilpres dengan Dukungan Golkar, dan Menang Tanpa Partai

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×