logo


Soal Gerindra Gabung Koalisi Jokowi, JK: Kalau Keluarga Tidak Setuju, Susah Juga

Menurutnya, koalisi adalah keputusan dari Jokowi dan Prabowo.

31 Juli 2019 00:30 WIB

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla berbicara mengenai kemungkinan Partai Gerindra berkoalisi dengan PDIP. Apalagi mengingat Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto pernah menjadi cawapres Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009.

"Kalau Gerindra-PDIP kan sudah pernah berkoalisi, malah 2009 berpasangan. Ibu Mega calon presiden, Prabowo wakilnya. Jadi itu bahwa berkoalisi bukan tidak mungkin. Sudah pernah," kata JK kepada wartawan di kantor Wapres, Jakarta Utara, Selasa (30/7).

Akan tetapi, ia enggan menanggapi lebih jauh soal kemungkinan Gerindra masuk koalisi Joko Widodo. Menurutnya, hal itu adalah keputusan dari Jokowi dan Prabowo.


Kader Gerindra Berpotensi Masuk Kabinet Jokowi, NasDem: Mereka Tidak Akan Efektif Jadi Menteri

"Tentang apakah itu Gerindra masuk koalisi, nanti terserah kepada Pak Jokowi dan Pak Prabowo, juga koalisi pemerintah yang ada. Karena kalau mau kawin kan harus ada persetujuan yang mau kawin dan juga keluarga dekat," jelas JK.

"Ini anggaplah partai itu keluarga dekat. Kalau keluarga tidak setuju, susah juga dia kawin kan," sambungnya.

Kaesang Sebut Gibran Tanpa "Mas", Netizen: Dasar Adek Laknat!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata