logo


Apresiasi Pertemuan Para Elit Politik, Bamsoet: Tidak Perlu Disikapi Berlebihan

"Berbagai pertemuan tersebut adalah bagian dari silaturahmi yang harus diapresiasi"

29 Juli 2019 11:37 WIB

Bambang Soesatyo.
Bambang Soesatyo. twitter @DPR_RI

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi rangkaian pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto, yang dilanjutkan pertemuan Prabowo Subianto dengan Megawati Soekarnoputri.

Dia juga menyambut baik pertemuan antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sebelumnya, ada pertemuan para Ketua Umum partai politik Koalisi Indonesia Kerja minus PDI-Perjuangan.

Baca Juga: Makan Telur Rebus Bisa Sebabkan Keracunan! Kok Bisa?


Harga Sawit Anjlok, Bamsoet Tuntut Peran Kementan dan Kemendag

Gampang! Ini Caranya Badan Tetap Langsing Meski Banyak Makan

"Berbagai pertemuan tersebut adalah bagian dari silaturahmi yang harus diapresiasi. Tidak perlu disikapi berlebihan apalagi sampai menimbulkan spekulasi yang bermacam-macam,” ujar Bamsoet di Jakarta, Minggu malam (28/7).

Menurutnya berbagai pertemuan itu membuktikan bahwa elite politik di Indonesia tak pernah menutup diri. Sekeras apapun persaingan politik harus tetap dalam koridor hukum dan etika politik berdasarkan ideologi Pancasila.

“Berbagai pertemuan tersebut juga menunjukan sifat kenegarawanan para elite politik kita," kata Bamsoet.

Usai Jadi Mualaf, Deddy Ungkap Kebaikan dari Islam, "yang Jelek Adalah...."

Pada kesempatan itu pula, Bamsoet juga menanggapi ramainya dugaan Partai Gerindra akan masuk dalam koalisi pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya dalam konteks membangun kebersamaan dan persatuan bangsa, memperluas koalisi adalah hal yang bagus.

Gara-gara Kasus Novel Baswedan, DPR Ancam KPK, "Gak Boleh Ada Lembaga Negara..."

"Apalagi Pak Prabowo dengan jelas mengatakan siap bersedia jika diminta membantu membangun bangsa dan negara. Apakah akan masuk dalam koalisi atau membantu dari luar pemerintahan, itu hanya masalah teknis semata. Terpenting semangat kebersamaannya sudah ada. Masyarakat di akar rumput juga harus kembali membangun kebersamaan demi kelacararan pembangunan di masing-masing daerahnya," tutur Bamsoet.

Politisi Partai Golkar ini menilai, jika Partai Gerindra jadi masuk dalam kabinet Pemerintahan Presiden Jokowi, tak akan terlalu mengganggu komposisi susunan menteri dalam kabinet. Karena kebijakan penentuan menteri adalah hak prerogatif presiden.

"Persaingan justru akan berada di posisi Ketua MPR RI. PDI-Perjuangan akan menempati kursi Ketua DPR RI. Sebagai partai dengan jumlah anggota DPR RI terbanyak kedua, Partai Golkar layak menduduki kursi Ketua MPR RI. Namun PDI-Perjuangan, PKB, dan bahkan Partai Gerindra juga memiliki niat yang sama. Disinilah seni berpolitik dari pimpinan partai politik akan sangat menentukan," tandasnya.

Bamsoet Bertemu Jokowi, Wasekjend Golkar Nilai Ada Persaingan Perebutan Kekuasaan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex