logo


Minta Putra Jokowi untuk Tidak Maju di Pilkada Solo, Andi Arief: Mereka Semua Overacting

"Anak presiden mencalonkan jabatan publik..."

29 Juli 2019 08:40 WIB

Andi Arief
Andi Arief Twitter @andi_arief

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Demokrat Andi Arief meminta putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak maju dalam Pilkada Solo 2020 mendatang.

Ia justru menyarankan putra Jokowi tersebut untuk masuk di politik usai 2024. Kenapa harus menunggu 2024?

Baca Juga: Selain Selatan Jawa, Daerah di Jawa Timur Ini Juga Dihantui Potensi Gempa Besar


Andi Arief: Tidak Ada Oposisi yang Berhasil di Sejarah Politik Kita

Dikabarkan Maju di Pilkada Medan 2020, Menantu Jokowi Tegaskan, "Kalau Diminta Masyarakat, Pasti"

"Karena sampai 2024 Pak Jokowi masih menjadi presiden. Jika ikut pemilihan 2020 dikhawatirkan nanti soal fairness aparat, baik keamanan maupun penyelenggara hingga birokrasi bahkan hingga soal logistik," ujar Andi Arief kepada awak media di Jakarta (28/7).

"Tanpa diminta nanti mereka semua overacting dan menggunakan kekuasaan secara berlebihan," sambungnya

Meskipun begitu, ia mengatakan Gibran maupun putra bungsu Jokowi, Kaesang mempunyai hak untuk mencalonkan diri.

Sempat Gak Setuju Pernikahan Nunung dengan Iyan, Putra Nunung Ungkap Sikap Aslinya

"Anak presiden mencalonkan jabatan publik yang dipilih rakyat bukan dinasti. Jadi Gibran atau Kaesang punya hak," tandasnya.

 

Dikabarkan Maju di Pilkada Medan 2020, Menantu Jokowi Tegaskan, "Kalau Diminta Masyarakat, Pasti"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata