logo


Terbukti Bersalah, Facebook Harus Bayar Denda Rp 70 Triliun

Denda ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah untuk kasus kebocoran data.

26 Juli 2019 14:39 WIB

CEO Facebook Mark Zuckerberg - The Telegraph
CEO Facebook Mark Zuckerberg - The Telegraph

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kasus kebocoran data yang menjerat Facebook berbuntut sanksi dari Federal Trade Commission (FTC). Sidang yang berlangsung setahun lamanya itu membuat Facebook didenda FTC yang jumlahnya mencapai $ 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun.

Jumlah ini sekaligus menjadi sanksi terbesar dalam sejarah untuk kasus serupa. Melalui persidangan, Facebook terbukti lalai melindungi privasi serta data pribadi pengguna.

Data ini kemudian bocor dan berhasil digunakan oleh pihak ketiga, yakni Cambridge Analytica. Bukan cuma lalai, Facebook juga terbukti memanfaatkan nomor telepon pengguna untuk kepentingan iklan layanan mereka.


Ini Tanggal Peluncuran Huawei Nova 5i, Harganya?

Facebook juga menyalahgunakan data wajah pengguna melalui sistem face recognition yang ada di platform mereka. Setelah ini Facebook juga diminta mengkaji ulang semua sistem keamanan dan privasi mereka.

Facebook juga wajib melaporkan segala sistem keamanan dan privasi yang digunakan produk-produk mereka sebanyak 4 kali dalam setahun kepada FTC.

Menanggapi sanki ini, sang CEO Mark Zuckerberg mengaku akan bertanggung jawab penuh.

Pihak Facebook akan membayarkan denda dan tentunya juga akan memperbaiki segala kesalahan sistem yang ada di platform mereka.

Saat ini Mark dikabarkan sudah membentuk sebuah komite khusus yang akan mengkaji ulang segala hal mengenai sistem privasi dan keamanan.

Kasus ini jelas memberikan kerugian yang sangat besar di tubuh Facebook. Apalagi jumlah denda yang harus dibayarkan adalah jumlah denda terbesar sepanjang sejarah.

Realme X Edisi Spider-Man Masuk Pasar Indonesia, Bedanya Apa?

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu