logo


Zonamistis: Mitos Qorin, Jin Pendamping Manusia dari Lahir Sampai Meningal

begini ulasannya

26 Juli 2019 13:46 WIB


JAKARTA - JITUNEWS.COM - Tuhan tidak hanya menciptakan manusia hewan dan tumbuhan. Ada juga makluk yang tak kasat mata seperti jin, setan, dan malaikat. Ternyata ada mitos tentang jin Qorin yang mendampingi manusia, lalu apakah itu benar? mari kita sifak fakta-fakta berikut:

1. Dalam agama Islam

Qorin berasal dari bahasa Arab yang berarti pendamping. Dalam agama Islam penyebutan qorin juga ada dalam Al Qur'an dan Hadis. Dalam kitab, qorin disebutkan dalam surat Az Zukhruf 43:36 dengan arti "Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya."


Gak Punya Kebun buat Salurkan Hobi? Yuk Gabung Komunitas Ini...

Serta diriwayatkan dalam hadis riwayat Ahmad dan Muslim Tidaklah salah seorang dari kalian, kecuali dikuasakan kepadanya Qorinnya dari bangsa jin”. Para sahabat bertanya, “Termasuk Engkau wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ya, termasuk aku. Hanya saja Allah telah menolongku atasnya sehingga ia tunduk dan ia tidak memerintahku kecuali kebaikan.”

Keberadaan Qorin dalam Islam dikatakan menyesatkan atau negatif karena akan membujuk dalam keburukan dan kemaksiyatan.

2. Dalam budaya Jawa

Perkembangan budaya Jawa diserap dari agama Hindu kemudian masuk agama Islam yang disebarkan oleh walisongo. Sunan Kalijaga yang terkenal dengan penyebaran menggunakan wayang, gamelan, dan lagu menciptakan 'Kidung Wahyu Kolosebo'. Dalam kidung tersebut terucap kata-kata 'sedulur papat limo pancer'. Makna 'sedulur papat limo pancer' adalah saat di alam kandungan, ada 4 saudara yang merawat nomer 5 sebagai pusatnya (pancer).

Saudara yang ada di dalam kandungan adalah kakang kawah (air ketuban), adi ari-ari (ari-ari), getih (darah), puser (pusar). Nomer 5 sebagai pusatnya (limo pancer) itu adalah janin yang nantinya lahir ke dunia.

Saat bayi dilahirkan, 4 saudara tersebut juga dilahirkan. Saudara tersebut adalah saudara ghaib yang mendampingi kita selama hidup.

Saudara tak kasat mata itu disebut pendamping yang bahasa Arabnya adalah Qorin, jadi jika ditarik kesimpulan dalam budaya jawa juga dikenal Qorin.

3. Dalam agama Hindu

Seperti kebudayaan jawa, dalam Hindu juga dikenal empat saudara yakni 'Kanda Pat'. Etimologi Kanda Pat ini persis dengan 'sedulir papat' dalam budaya Jawa, hanya saja berbeda pengucapan, antara bahasa Jawa dan bahasa Bali. Keempat saudara yang tak terlihat ini terus mendampingi dalam kehidupan sehari-hari manusia. Kanda Pat bisa menolong tapi bisa juga menjerumuskan kita, bahkan bisa membuat kita sakit.

Lalu bagaimana cara kita jika ingin melihat pendamping kita? dan apakah orang biasa bisa melakukan itu?

Sebenarnya ada beberapa cara mudah jika ingin melihat dan berkomunikasi dengan mereka, begini mitos untuk bisa meliha pendamping (Qorin) kita.

1. Mengucap mantra

Tidak ada mantra yang baku untuk memanggil dan qorin. Biasanya mantra diucapkan dengan bahasa daerah, dengan kata-kata inti "saya mau betemu dengan saudara ghaib pendamping". Sebelum mengucap mantra itu, dianjurkan untuk membersihkan diri dahulu dan berkonsentrasi.

2. Media Cermin

Cermin dipercaya sebagai gerbang ghaib. Untuk melihat qorin, bisa melalui cermin dengan cara menghadap cermin dan mematikan lampu. Kondisi saat melihat cermin adalah gelap total, tidak ada setitik cahaya yang kelihatan. Hal ini bisa dilakukan dalam kamar.

3. Saat bangun tidur

Tidur dipercaya sebagai kondisi roh meninggalkan tubuh kita. Terkadang saat bangun tidur, tidak seluruh roh kita langsung masuk ke tubuh. Untuk melihat qorin, saat bangun tidur harus langsung menghadap cermin. Ada seorang ahli metafisik yang mempratekkan hal ini dan bayangan dalam cermin itu tidak merefleksikan kegiatan yang dia kerjakan, dan itu adalah qorin dirinya.

Yuk Intip Serunya Kegiatan Penggemar Si Kumis...

Halaman: 
Penulis : Gun-Gun