logo


Diduga Menghina dan Lecehkan Aceh, Senator Aceh Laporkan Denny Siregar ke Kepolisian

“Hukum harus ditegakkan, tidak ada yang kebal hukum di negara Indonesia"

23 Juli 2019 11:33 WIB

Denny Siregar dan Ahok saat berada di Rumah Lembang.
Denny Siregar dan Ahok saat berada di Rumah Lembang. Media Indonesia

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Denny Siregar dilaporkan Bareskrim Polri atas kasus penghinaan dan ujaran kebencian terhadap Aceh. Denny dilaporkan oleh Senator asal Aceh, Fachrul Razi dan Muhammad Saleh Selaku Juru bicara Partai Aceh serta Fahmi Mada dan Tokoh Masyarakat Aceh di Jakarta.

Fachrul Razi yang juga Pimpinan Komite I  DPD RI menyampaikan bahwa negara hukum tidak ada yang kebal hukum.

Baca Juga: Mana yang Lebih Baik, Sarapan Setelah atau Sebelum Olahraga? Ini Menurut Penelitian


Denny Siregar : HTI Itu PKI Masa Kini

“Ya selama ini kan Denny Siregar katanya kebal hukum sampai-sampai 700 pengacara saja yang coba menggugat tidak di terima oleh polisi kali ini kami coba buktikan,” ujar Fachrul Razi di Jakarta, Senin (22/7).

Dia mengtakan bahwa Denny Siregar diduga melakukan penghinaan dan melakukan penistaan agama sebagai mana terdapat dalam Pasal 156 a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-undang nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Hukum harus ditegakkan, tidak ada yang kebal hukum di negara Indonesia,” ujarnya.

Srimulat Dituduh Gembong Narkoba, Tarzan Srimulat Emosi, "Kalau Dilaporkan Polisi, Kena Itu"

Dalam hal ini, dia mengatakan bahwa Bareskrim Mabes Polri dan Divisi Siber Polri menganalisa dan menetapkan bahwa di video yang berdurasi 3 menit tersebut memang terdapat unsur ujaran kebencian dan penistaan kepada agama dengan merendahkan harkat dan martabat Aceh melalui video Tersebut.

“Dengan turunnya Surat Tanda Terima Laporan di Bareskrim Mabes Polri setidaknya memberikan kabar baik bagi rakyat Aceh akan adanya kepastian hukum yang selama ini merasa gelisah karena video yang di unggah Cokro TV dengan Pengisi Acara Denny Siregar meresahkan masyarakat Aceh,” tuturnya.

Fachrul Razi mengungkapkan bahwa dirinya akan memberikan apresiasi bagi siapa saja yang mengkritik Aceh atau memberikan masukan, namun tidak dengan menghina atau melecehkan Aceh.

Tak Disangka, Buah Murah Ini Terbukti Bisa Bersihkan Paru-paru dari Asap Rokok

“Aceh adalah daerah khusus yang berada dalam bingkai NKRI, kita berat membangun integrasi politik di Aceh, namun jangan pernah menghina Aceh dan mencoba merusak kepercayaan antara Aceh dan Pusat dengan pernyataan yang merusak perdamaian dan melecehkan Islam di Aceh,” pungkasnya.

Didukung Ferdinand Lapor Polisi, Denny: Harusnya yang Punya Nama Dong

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata