logo


Puji Jokowi, Waketum Gerindra Singgung Falsafah Jawa, "Kepandaian dan Pengetahuan..."

"Dan menurut saya, Kangmas Joko Widodo ini..."

22 Juli 2019 09:20 WIB

. Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis
. Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis "Suara Kita". Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang mungkin timbul dari pengunggahan foto-foto tersebut.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono memuji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah menjalankan tiga falsafah Jawa.

Menurutnya, Jokowi telah menjalankah tiga falsafah Jawa, yakni lamun siro sekti ojo mateni, lamun siro banter ojo ndhisiki, dan lamun siro pinter ojo minteri.

Baca Juga: Nunung Akui Telah 20 Tahun Gunakan Sabu, Netizen: Allah Sayang Banget Sama Mbak Nunung


Tuding Jokowi Lepas Tangan Kasus Novel, Permahi Layangkan Somasi Terbuka ke Presiden

Heboh Potensi Tsunami Selatan Jawa, BNPB Peringatkan, "Segera Evakuasi Jika..."

Ia bahkan membeberkan satu per satu makna dari ketiga falsafah tersebut. Lamun siro sekti ojo mateni artinya meskipun kamu sakti atau kuat jangan suka menjatuhkan.

Di mana artinya, jika seseorang memiliki sebuah kepandaian dan pengetahuan maka harus didedikasikan penggunaannya pada ajaran Tuhan Yang Maha Kuasa.

Lamun siro banter ojo ndhisiki memiliki arti jika kamu cepat, maka jangan mendahului. Maknanya, agar manusia selalu ingat kepada sang pencipta dan selalu waspada.

Blak-blakan Soal Kalung Salib Salma, Pengacara Salma: Dengan Bujuk Rayu, Didesak, Akhirnya Mau

Sementara, lamun siro pinter, ojo minteri memiliki arti bahwa maski kamu pandai, jangan sok pinter. Maknanya, jangan sampai sebuah kepandaian dan pengetahuan dijadikan untuk menipu rakyat.

"Apalagi menjebak rakyat. Tetapi kepandaian dan pengetahuan harus digunakan untuk kebaikan sesama," kata Arief yang diwartakan Pojoksatu.com (21/7).

"Dan menurut saya, Kangmas Joko Widodo ini sudah menjalankan ketiga falsafah Jawa ini, dalam kepemimpinan dan kehidupan yang dijalankan selama ini," pungkasnya.

Lontarkan Kata-kata Bijak, Jokowi Malah Dinasihati Netizen, "Apa Bapak Sedang Tertekan?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata