logo


Prabowo-Sandi Dicampakkan PA 212, PSI: Kalian Akan Diinjak-Injak...

"Sekarang kalian @prabowo @sandiuno tahu rasa berkoalisi dengan kelompok radikal"

20 Juli 2019 14:36 WIB

Juru Bicara PSI, Guntur Romli
Juru Bicara PSI, Guntur Romli Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menanggapi pernyataan Persaudaraan Alumni (PA) 212) yang saat ini tidak bersama lagi dengan Prabowo-Sandi.

Ia menganggap Prabowo-Sandi hanya menjadi alat untuk dimanfaatkan oleh kelompok radikal.

Baca Juga: Geram Privasinya Diotak-atik, Barbie Kumalasari: Gue Ini Kayak Koruptor, Abis Bunuh Orang


Akui Dirinya Dipecat dan Diancam Tim Prabowo, Novel: Saya Merasa Terancam Keselamatannya

Ibundanya Tertangkap Gunakan Sabu, Anak Nunung Menangis Bilang, "Ternyata Ada Masalah.."

"Sekarang kalian @prabowo @sandiuno tahu rasa berkoalisi dengan kelompok radikal," tulis Guntur di laman Twitternya (19/7).

Menurutnya, Prabowo-Sandi menjadi tidak berguna bagi PA 212 setelah kalah dalam Pilpres 2019.

"Bila kalian sudah diperlukan, maka kalian akan diinjak-injak! Baikan disebut sbg 'alat rusak'," imbuhnya.

Kakaknya Ditangkap Karena Gunakan Sabu, Adik Nunung: Mbak Pasti Kena Jebakan

Sebelumnya, Ketua PA 212, Slamet Maarif juga menyampaikan bahwa lembaganya mendukung Prabowo-Sandi karena alat perjuangan PA 212.

"Karena kemarin kita ikut dalam perpolitikan sebagai alat dan perjuangan kita,"  jelas Slamet (15/7).

Singgung Khilafah, PA 212: Khilafah Itu Sistem yang Sesuai dengan Pancasila

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata