logo


Bukan Pemerintah, Wiranto Sebut Rizieq Belum Pulang karena Ada Persoalan Pribadi

Wiranto menyebut keberadaan Rizieq di negara tersebut telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

19 Juli 2019 14:08 WIB

Menko Polhukam, Wiranto
Menko Polhukam, Wiranto Kemenkopolhukam

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto membantah pemerintah berupaya melakukan penangkalan terhadap pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kembali ke Indonesia dari Arab Saudi. Ia mengatakan Rizieq memiliki persoalan pribadi sehingga belum bisa keluar Arab Saudi.

"Sementara ini yang bersangkutan masih menghadapi problem-problem pribadi," ujar Wiranto usai rapat gabungan di Kantor Kemenkopolhukan, Jakarta, dikutip dari CNNIndonesia, Jumat (19/7).

Baca juga: Pengacara Tommy Winata Pukul Hakim, Arteria Dahlan: Saya Mengutuk Keras Perbuatan Brutal


Daniel Sturridge Terbukti Terlibat Judi, Hukumannya Tak Main-main

Wiranto membeberkan Rizieq memiliki persoalan izin tinggal di Arab Saudi. Ia menyebut keberadaan Rizieq di negara tersebut telah melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Akibatnya, otoritas Arab Saudi mengeluarkan tuntutan kepada Rizieq untuk mempertanggungjawabkan tindakannya tinggal lebih dari batas waktu yang ditentukan.

"Sehingga kalau berita-berita bahwa yang bersangkutan (Rizieq) ditangkal untuk masuk ke Indonesia, pemerintah tidak ada, yang bersangkutan direkayasa untuk tidak kembali ke Indonesia, tidak ada," ujarnya.

"Tapi sementara harus menyelesaikan dulu kewajibannya dia selama tinggal di sana yang dianggap ada melanggar aturan-aturan di Arab Saudi," ujar Wiranto.

Sebelumnya, Juru bicara FPI Munarman mengklaim ada pihak di Indonesia mencegah Rizieq pulang ke Indonesia. Munarman mengaatakan hal itu berdasarkan keterangan langsung dari Rizieq dan otoritas Arab Saudi.

"Saya tegaskan Habib Rizieq bukan tidak mau pulang. Tetapi Habib Rizieq tidak bisa pulang karena terhalang, ada handicap-nya yaitu berupa pencegahan keluar dari wilayah Saudi atas permintaan pihak kita di sini," ujar Munarman di Jakarta, Senin (15/7).

Pengacara TW Pukul Hakim Pakai Sabuk, MA: Ini Penghinaan!

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu