logo


Tuding Jokowi Lepas Tangan Kasus Novel, Permahi Layangkan Somasi Terbuka ke Presiden

"Presiden lepas tanggung jawab terhadap kasus Novel awal Januari 2019"

19 Juli 2019 10:41 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo Instagram @jokowi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding lepas tanggung jawab atas upaya pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Presiden lepas tanggung jawab terhadap kasus Novel awal Januari 2019. Kami atas nama organisasi sudah melayangkan Somasi Terbuka kepada Presiden. Namun, respons istana hanya pasif,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi), M. Andrean Saefudin di Jakarta, Jumat (19/7).

Baca Juga: Pascagempa Maluku Utara, Dengan Sigap Mensos Serahkan Langsung Bantuan Senilai 1,3 M


Kembali "Gerudug" Kantor KPK, BPK: Kalah dengan Anak TK!

Dia mengatakan mata kiri yang terkena siraman air keras sudah semakin parah, meski mata sebelah kanannya masih bisa melihat dengan bantuan kaca mata. Namun, Presiden Jokowi terkesan lepas tangan terhadap upaya pengungkapan kasus Novel. Padahal kasus penyiraman air keras terhadap Novel terjadi sejak 11 April 2017 silam.

"Kewenangan tertinggi (penegakan hukum) itu hanya ada pada Pangti, Pangti itu menurut undang-undang pada Presiden," ungkapnya.

Dalam hal ini, Andrean juga mengkritik kinerja aparat kepolisian dalam upaya pengungkapan kasus Novel.

Grace Natalie Curhat ke Jokowi Soal Kawin, Jokowi Langsung Lakukan....

Menurutnya, meski Polri sudah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF), namun faktanya tim tersebut gagal mengungkap dalang penyerangan tersebut.

"Kami sudah memprediksi sejak awal dibentuknya TPF oleh Polri ini, sehingga kami tidak kaget (dengan kinerja TPF)," tukasnya.

Sebut Jokowi Culas, Licik dan Rakus, Polisi Selidiki Akun FB Rocky Gerung

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata