logo


Akui Dirinya Dipecat dan Diancam Tim Prabowo, Novel: Saya Merasa Terancam Keselamatannya

"Ini sangat menyakitkan. Kalau waktu itu saya ditangkap..."

19 Juli 2019 08:16 WIB

Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11).
Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin, usai menjadi pembicara dalam diskusi publik ‘Narasi Politik Reuni 212’ yang diselenggarakan oleh Jitunews.com, Jumat (30/11). Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin, mengaku bahwa dirinya sempat diancam oleh tim Prabowo-Sandi akan dilaporkan ke polisi.

Ancaman tersebut lantaran Novel tidak menuruti imbauan Prabowo agar tak menggelar unjuk rasa saat sidang perkara sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Serahkan Khazanah Arsip Soeharto ke ANRI, Mbak Tutut: Bagian Penting dari Sejarah


PA 212 'Pamit' Setelah Jokowi-Prabowo Bertemu, Ruhut: Secara Tidak Sadar Mengakui Menunggangi

Ungkap Peran Besar NU Atas Kemenangan Jokowi-Ma'ruf, Kaum Muda NU Gelar Seminar

Bahkan, ia  juga mengaku dipecat dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Meskipun begitu, ia tetap menggelar aksi di MK lantaran dirinya tunduk pada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

"Komando saya satu, Habib Rizieq Shihab. Hari itu saya tanggal 14 Juni menentukan sikap, bahwa saya harus turun," ujar Novel di Jakarta (18/7).

Oleh karena itu, ia merasa sakit hati atas perlakuan dari tim Prabowo tersebut. Ia juga mengaku terancam keselamatannya.

Sukses Bina Pokbun dengan Konsep Urban Farming, Pertamina Berharap Bisa Menular ke Masyarakat

"Ini sangat menyakitkan. Kalau waktu itu saya ditangkap, kubu 02 malah menjamin saya bakal dijebloskan ke penjara. Cuma karena saya membangkang," sambungnya.

"Pokoknya saya enggak mau tunjuk hidung, tapi saya merasa terancam keselamatannya. Ada dua tempat saya bernaung, dua-duanya saya dikeluarkan," pungkasnya.

Tak Akan Undang Prabowo, Ini 4 Poin yang Dibahas dalam Ijtimak Ulama IV

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata