logo


Muncul Fenomena Topi Awan di Puncak Rinjani, BMKG Peringatkan, "Itu Berbahaya...."

Ini penjelasan lengkap dari BMKG

18 Juli 2019 09:54 WIB

Awan topi di atas puncak Gunung Rinjani
Awan topi di atas puncak Gunung Rinjani inews

LOMBOK, JITUNEWS.COM - Warganet dihebohkan dengan foto awan topi yang berada di atas puncak Gunung Rinjani. Hal ini muncul rumor bahwa awan topi tersebut ada hubungannya dengan gempa bumi.

Hal ini membuat Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mataram, Agus Rianto buka suara. Agus mengatakan rumor yang beredar di masyarakat itu tidak benar dan tidak ada hubungannya.

Baca Juga: Soal Kasus 'Ikan Asin', Lucinta Luna ke Barbie, "Mungkin Ini Karmanya Kali ya"


Pascagempa 7,0 SR di Ternate, BMKG Pantau Gunung Api Bawah Laut, Ada Apa?

Wah, Prabowo Kirim Surat ke Neno Warisman, Apa Isinya?

Tetapi, ia justru memperingatkan bahwa awan topi tersebut memang berbahaya untuk dunia penerbangan. Pasalnya, akan menyebabkan turbulensi jika pesawat terbang memasuki awan atau hanya dekat dengan awan tersebut.

"Tidak ada kaitannya. itu hanya rumor. Awan caping itu berbahaya bagi penerbangan, bukan tanda-tanda terjadinya gempa," ujar Agus yang telah diwartakan Antara.com (17/7).

Awan yang berbentuk topi atau caping tersebut dikenal dengan Awan Lenticular. Awan ini biasanya berbentuk piring raksasa dan sering muncul di dekat bukit atau gunung.

Sebelum Gempa Bali, Warga Dihebohkan Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Batu Bolong

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata