logo


Produksi Beras Menurun, DPR RI Dorong Kementan untuk Lakukan Kajian dan Cari Solusi

Produksi beras tahun 2019 diprediksi akan mengalami penurunan

17 Juli 2019 15:00 WIB

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet)
Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk melakukan kajian dan mencari solusi yang tepat agar target pemerintah dalam memproduksi beras sebesar 49 juta ton pada tahun ini dapat tercapai.

Diketahui data Badan Pusat Statistik (BPS) yang memaparkan produksi beras pada periode Januari-April 2019 mencapai 13,61 juta ton, menurun dibandingkan jumlah produksi beras yang sama di tahun lalu yaitu sebesar 14,37 juta ton, sehingga produksi beras pada 2019 diprediksi mengalami penurunan.

“Saya mendorong Kementan bersama Perum Bulog untuk mengkaji potensi produksi beras tahun ini dan jumlah konsumsi beras nasional guna mengetahui besaran kebutuhan beras dalam negeri,” ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (17/7).


Pimpinan DPR Puji Capaian Sektor Pertanian Era Amran

“Dan perlu juga mencari langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras tersebut tanpa harus mengimpor beras,” imbuhnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mendorong Kementan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah Daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengatasi kondisi kekeringan di beberapa daerah terutama daerah sentra beras.

“Hal ini perlu dilakukan, mengingat kekeringan menjadi penyebab turunnya produksi beras nasional,” jelasnya.

Selain itu, pemberian bantuan subsidi juga perlu dilakukan oleh Kementan kepada para pertani yang ladangnya mengalami kekeringan.

“Sehingga petani tetap dapat bercocok tanam dan memproduksi beras di tengah musim kemarau,” pungkasnya.

Daging Sapi Mahal, Kementan Salahkan…

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma