logo


Bamsoet Bertemu Jokowi, Wasekjend Golkar Nilai Ada Persaingan Perebutan Kekuasaan

"Setelah Bambang Soesatyo diterima Presiden Jokowi, sinyal kuatnya adalah..."

17 Juli 2019 12:22 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo.
Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Soesatyo. dok. Dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Bambang Soesatyo dinilai memiliki arti tersendiri oleh Mantan Wasekjen DPP Partai Golkar, Lalu Mara Satriawangsa.

Menurutnya arti pertemuan itu berkaitan dengan persaingan perebutan pucuk pimpinan di Partai Golkar.

Baca Juga: Dikabarkan Salmafina Pindah Agama, Sang Ayah Tak Percaya, "Kan Anak Saya Pasaran Mukanya"


PKB Minta Jatah Pimpinan MPR, Airlangga Tegaskan, "Dipegang Golkar"

Dibilang Anjing Sinchan oleh Ayah Salmafina, Taqy Malik Hanya Bilang, "Bahagia Sesederhana Itu"

"Setelah Bambang Soesatyo diterima Presiden Jokowi, sinyal kuatnya adalah pemilihan ketua umum Partai Golkar dipastikan akan diikuti lebih dari satu calon ketua umum," ujar Lalu Mara di Jakarta, Rabu (17/7).

Dalam hal ini, Lalu mengatakan ada dua kandidat yang disebut-sebut akan maju dalam Munas Partai Golkar, yaitu Airlangga Hartarto dan Bambang Soesatyo.

Di mana sebelumnya, ada kekhawatiran, Munas Partai Golkar nanti diarahkan untuk aklamasi. Sebab, banyak DPD II yang mendukung Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, dipecat dan kemudian diganti dengan Pelaksana Tugas (Plt).

Akan Pulangkan Rizieq Shihab, Ali Ngabalin: Mudah-mudahan Dia Bisa Saksikan Pelantikan Jokowi

Menurutnya, adanya pertemuan Jokowi dengan Bamsoet, maka kecil kemungkinan Munas akan berlangsung secara aklamasi. Dalam Munas akan dilaksanakan pemilihan secara langsung sesuai AD/ART.

“Pemilihan secara langsung diikuti pemilik suara. Yaitu DPD II, DPD I, serta Ormas yang mendirikan dan didirikan," tuturnya.

Selain itu, Lalu melihat ada sinyal tertentu dalam pertemuan Jokowi dengan Bamsoet. Dimana dalam pertemuan itu, Jokowi mengemukakan harapan agar Golkar kembali menjadi rumah besar bagi purnawirawan keluarga besar TNI/Polri.

"Yang menarik, Bamsoet adalah dari unsur keluarga ABRI (TNI). Sementara Arilangga dari unsur birokrat,” pungkasnya.

Lega Dengar Seruan Amien Rais, Golkar: Cukup Bijak

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata