logo


Tangkap Jaringan Narkoba, BNN Ingatkan Ancaman Hukuman Mati

BNN memberikan peringatan keras kepada para sindikat jaringan narkoba bahwa tinggal tunggu waktu untuk mereka dapat ditangkap

17 Juli 2019 09:34 WIB

Logo BNN.
Logo BNN. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada tanggal 14 Mei 2019, BNN berhasil mengamankan seorang pria yang merupakan anggota sindikat internasional berinisial KML di daerah Dusun Pintu Air, Aceh, Tamiang, Provinsi Aceh. Dari tangan tersangka, BNN mengamankan 15,6 kg sabu dan 9.900 butir pil PMMA.

Beberapa minggu kemudian, BNN berhasil mengungkap adanya tindak pencucian uang dan berhasil mengamankan aset senilai 6,1 miliar. Tak sampai disitu, BNN terus melakukan pengembangan hingga akhirnya kembali mengungkap kepemilikan aset milik tersangka KML yang diduga didapat dari hasil tindak kejahatan narkotika senilai Rp5 miliar.

Seluruh aset tersebut terdiri dari satu unit rumah mewah, dua unit mobil mewah, 14 bidang tanah beserta sertifikatnya, 4 unit sepeda motor serta uang dalam rekening sebesar Rp150 juta. Untuk mengelabui petugas, KML sengaja menyimpan sebagian asetnya tersebut dengan mengatasnamakan orang lain, baik kerabat maupun orang dekat.


Peringati HUT Bhayangkara ke-73, Polres Jakarta Utara Gelar Panggung Prajurit

Kepala Biro Humas dan Protokol BNN RI, Sulistyo Pudjo Hartono, menekankan dan memberikan peringatan keras kepada para sindikat jaringan narkoba bahwa tinggal tunggu waktu untuk mereka dapat ditangkap oleh BNN RI maupun Kepolisian RI. Sulistyo juga mengingatkan bahwa ancaman bagi sindikat adalah hukuman mati.

Musnahkan Barang Bukti Narkotika, BNN Selamatkan 350.566 Jiwa

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata