logo


FPI Sebut Kepulangan Rizieq Dihalangi, Demokrat: Tidak Ada Untungnya Bagi Saudi

Menurutnya, tidak ada alasan Arab Saudi untuk tunduk dengan Indonesia

16 Juli 2019 13:44 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Front Pembela Islam (FPI) menyebut Habib Rizieq Shihab terhalang untuk kembali pulang ke Indonesia dari Arab Saudi. Jubir FPI, Munarman, menyebut ada pihak dari Indonesia yang mencegah Rizieq keluar dari Arab.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyebut hal itu tidak masuk akal. Menurut Ferdinand, jika benar itu terjadi, tidak ada untungnya bagi Arab Saudi untuk menuruti permintaan Indonesia.

"Tidak masuk akal. Tidak ada alasan dan tidak ada untungnya bagi Saudi utk menuruti andai ada permintaan dari Indonesia mencegah HRS keluar dr Saudi," ujar Ferdinand seperti dikutip Jitunews dari akun Twitternya, Selasa (16/7).


Pendukung Siap Galang Dana untuk Kepulangan Rizieq, Ngabalin: Kenapa Harus Rewel Sekali

Ferdinand menyebut Arab Saudi lebih kaya dibanding Indonesia. Jadi, menurutnya, tidak ada alasan Arab untuk tunduk dengan Indonesia.

"Saudi itu negara lebih kaya dan lebih super ekonominya serta kekuatan negaranya drod Indonesia. Lantas apa alasan mereka mau tunduk? Tdk ada," cuit @FerdinandHaean2.

Sebelumnya, Munarman mengatakan bahwa Rizieq berniat kembali ke Indonesia. Akan tetapi, niatnya tersebut terhalang karena ada pihak di Indonesia yang mencegah Imam Besar FPI itu keluar Arab Saudi.

Habib Rizieq 'Dicuekin' saat Rekonsiliasi, Ini Kata FPI

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata