logo


Jokowi-Prabowo Bertemu, PKS: "Beliau Tidak Ingin..."

Berikut pernyataan lengkapnya

15 Juli 2019 19:40 WIB

Abu Bakar Alhabsyi.
Abu Bakar Alhabsyi. voa-Islam.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboebakar Alhabsyi mengatakan pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo (Jokowi) tidak memiliki dampak apa-apa untuk koalisi.

Menurutnya pertemuan tersebut sebenarnya menunjukkan sikap ksatria dari Prabowo yang selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

“Beliau tidak ingin persatuan dan kesatuan bangsa ini retak,” ujarnya di Jakarta, Senin (15/7).


Gerindra Sebut Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Terlalu Berlebihan

Dalam hal ini, Aboebakar justru menyoroti pernyataan Prabowo yang mengucapkan “Selamat Bekerja” kepada Jokowi.

“Silahkan dimaknai sendiri. Kenapa yang disampaikan kok bukan ‘Selamat atas kemenangan dalam pemilu’ tentunya ini juga sebuah signal yang beliau berikan atas proses pemilu di tahun 2019,” tuturnya.

Aboebakar mengatakan tetap menghormati sikap politik yang diambil oleh Prabowo Subianto, karena sebenarnya koalisi pendukung Prabowo - Sandiaga yang dikenal dengan sebutan Koalisi Indonesia Adil dan Makmur secara resmi sudah dibubarkan.

“Tentunya paska pembubaran tersebut, semua partai memiliki kebebasan untuk menentukan sikap dalam pemerintahan kedepan,” tuturnya.

“Akan tetapi yang perlu diperhatikan, bahwa sebenarnya kita punya beban moral untuk mengawal aspirasi dari 68 juta suara yang diperoleh Prabowo – Sandi,” tambahnya.

Dalam hal ini, Aboebakar mengatakan bahwa  PKS akan tetap mendampingi Prabowo dan Sandi dalam membangun bangsa dan negara.

“PKS memiliki komitmen untuk menjaga dinamika demokrasi agar tidak mati. Oleh karenanya, pilihan sebagai oposisi adalah salah satu pilihan logis untuk menjaga fungsi chek and balance dalam menjalankan pemerintahan,” pungkasnya.

Gerindra: Emak-emak Pendukung Prabowo Bapernya Sangat Tinggi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma