logo


Soal Jatah Menteri, PBNU Imbau Kadernya, "Berdoa dan Banyak Dzikir Supaya Dapat Banyak"

Urusan menteri hak prerogatif presiden

13 Juli 2019 09:52 WIB

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengimbau para kadernya untuk selalu berdoa dan berzikir agar mendapat jatah menteri di pemeritahan Jokowi-Ma'ruf.

"Kita berdoa yang banyak berzikir supaya dapat banyak," kata Ketua Pengurus Pusat Perkumpulan Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) PBNU, Irnanda Laksanawan yang diberitakan Viva.co.id (12/7).

Baca Juga: PKB Minta Jatah Pimpinan MPR, Airlangga Tegaskan, "Dipegang Golkar"


Soal AHY Jadi Menteri Jokowi, PDIP Bilang, "Sudah Jelas..."

Kamu Ngantuk Usai Makan Siang? Wajarkah atau Gejala Penyakit?

Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa urusan menteri merupakan hak prerogatif presiden terpilih, Jokowi. Dan yang lebih penting ia katakan siapapun yang dijadikan menteri harus figur terbaik bangsa.

Lebih lanjut, ia juga mengungkap kriteria yang cocok dijadikan menteri di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Ia beranggapan figur yang pas adalah sesuai dengan bidangnya dan memipunyai integritas dalam bekerja, profesional dalam menjalankan tugasnya.

"Siapapun yang dipilih oleh presiden, siapapun yang didukung oleh Kiai Ma'ruf  ataupun partai politik saya yakin itu putra terbaik bangsa dan kita siap bekerja sama," imbuhnya.

 

Ditanya Apakah Siap Jadi Menteri Jokowi? Ini Jawaban Mengejutkan Wishnutama

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata