logo


Di Indramayu LPG Digunakan untuk Pengairan Sawah, Ini yang Dilakukan Pertamina

"di Kecamatan Terisi, Indramayu, LPG 3 Kg digunakan  petani untuk keperluan pengairan sawah di musim kemarau"

13 Juli 2019 06:10 WIB

Harga LPG ukuran 3 kg dijamin tidak akan ada kenaikkan hingga akhir tahun, dengan pertimbangan harga LPG dunia mengalami penurunan.
Harga LPG ukuran 3 kg dijamin tidak akan ada kenaikkan hingga akhir tahun, dengan pertimbangan harga LPG dunia mengalami penurunan. energitoday.com

CIREBON, JITUNEWS.COM – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III secara cepat tanggap menyiapkan tambahan pasokan fakultatif LPG 3 Kg di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu  Majalengka dan Kuningan) untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Unit Manager Communication, Relation & CSR Pertamin MOR III Dewi Sri Utami mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan LPG 3 kg sesuai peruntukannya, seiring ditemukannya alih fungsi LPG subsidi tersebut di lapangan, karena LPG ini merupakan jenis Public Service Obligation (PSO/subsidi).

Baca Juga: Ditanya Apakah Siap Jadi Menteri Jokowi? Ini Jawaban Mengejutkan Wishnutama


Jelang Masuk Sekolah, Pertamina Gelar Khitanan Massal di Jakarta

Komisi IV Lakukan Kunjungan ke BPBAT Jambi, KKP: Balai Ini Punya Pabrik Pakan Mandiri

"Hasil temuan kami di Kecamatan Terisi, Indramayu, LPG 3 Kg digunakan  petani untuk keperluan pengairan sawah di musim kemarau ini. Alih fungsi tersebut telah menyedot konsumsi LPG subsidi yang seharusnya digunakan untuk keperluan rumah tangga," jelasnya.

Pada musim kemarau seperti saat ini, LPG 3 Kg digunakan sebagai bahan bakar genset yang telah dimodifikasi sebagai mesin pompa air untuk pengairan sawah. Rata-rata satu mesin bisa menggunakan 5 tabung per hari.

“Mengatasi gangguan pasokan ini, pihak kami telah menyiapkan tambahan fakultatif sebanyak 100% dari alokasi harian normal, yaitu sebanyak 187.040 tabung di wilayah Ciayumajakuning yang akan dibagi ke dalam 4 hari penyaluran mulai 13 Juli,” jelas Dewi.

Selama Ini Kita Salah, Bukan Pagi Hari, Ini Waktu yang Benar Gunakan Deodoran

Dewi menambahkan, pihaknya juga terus memantau agen dan pangkalan agar menjual LPG subsidi ini sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 16.000 per tabung. Serta mengimbau masyarakat  untuk membeli LPG di jalur distribusi resmi Pertamina.

Sesuai dengan Pasal 20 ayat (2) Peraturan Menteri ESDM No 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG subsidi, diperuntukkan bagi penggunaan rumah tangga dan usaha mikro.

Sesuai peraturan tersebut, Pertamina juga berharap semua pihak turut serta dalam pengawasan penggunaan LPG 3Kg tepat sasaran, yang melibatkan  Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan lainnya.

Benarkah Minum Kopi Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi? Ternyata, Ini Faktanya

Sebagai informasi, rumah tangga pra sejahtera adalah masyarakat yang berpendapatan maksima Rp 1,5 juta per bulan. Sedangkan usaha mikro yang berhak memakai LPG 3 kg yaitu yang memiliki aset maksimal Rp 50 juta dan omset maksimal Rp 300 juta per tahun.

Penyuluhan Gizi dan Kesehatan, Pertamina Bersama Posyandu Bunda Koja Gunakan Panggung Boneka

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata