logo


Guru Les Ditahan Gara-gara Status Facebook, Demokrat: Berdemokrasi Tidak Boleh Bermusuhan

AF mengunggah tulisan yang menyerukan untuk tidak memajang foto presiden dan wakil presiden. 

12 Juli 2019 10:59 WIB

Seorang guru les berinisial AFyang mengunggah status Facebook soal larangan memajang foto presiden dan wapres
Seorang guru les berinisial AFyang mengunggah status Facebook soal larangan memajang foto presiden dan wapres Istimewa

kalo boleh usul...di sekolah2 tidak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil presiden...turunin aja foto2nya..
kita srbagai guru ngga mau kan mengajarkan anak2 didik kita tunduk, mengikuti dan membiarkan kecurangan dan ketidakadilan?
Cukup pajang foto GOODBENER kita ajaa...GUBERNUR INDONESIA ANIES BASWEDAN.

Sejumlah netizen mempersoalkan status AF tersebut karena dinilai bisa memicu kegaduhan. Seorang warga berinisial TCS lalu melaporkan AF ke Polres Jakarta Utara.

Penyidik lalu menyimpulkan posting-an AF termasuk dalam kategori ujaran kebencian. Pihak kepolisian lalu menangkap AF di tempat les di kawasan Koja, Jakarta Utara, Selasa (9/7).


Andre Rosiade Lapor Akun IG-nya Di-hack, Demokrat: Turut Berduka

"Bahwa posting-an yang disampaikan itu masuk kategori menyiarkan berita bohong yang dapat menyebabkan keonaran atau menyebarkan ujaran kebencian atau menghasut jangan menurut peraturan undang-undang atau perintah yang sah menurut peraturan perundang-undangan atau menghina sesuatu kekuasaan yang ada di negara Indonesia," kata Budhi di Mapolres Jakarta Utara, Jalan Laksamana Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Kamis (11/7/2019).

AF dijerat Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 huruf a ayat 2 UU RI No 19 Tahun 2016 sesuai perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 14 ayat 1 atau ayat 2 atau Pasal 15 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana atau Pasal 160 KUHP atau Pasal 207 KUHP. AF terancam hukuman pidana paling lama 6 tahun penjara.

Mewujudkan Kabinet Ahli

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata