logo


Guru Les Ditahan Gara-gara Status Facebook, Demokrat: Berdemokrasi Tidak Boleh Bermusuhan

AF mengunggah tulisan yang menyerukan untuk tidak memajang foto presiden dan wakil presiden. 

12 Juli 2019 10:59 WIB

Seorang guru les berinisial AFyang mengunggah status Facebook soal larangan memajang foto presiden dan wapres
Seorang guru les berinisial AFyang mengunggah status Facebook soal larangan memajang foto presiden dan wapres Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Status Facebook yang diunggah oleh seorang guru les berinisial AF membawanya terjerat hukum. Pasalnya, AF mengunggah tulisan yang menyerukan untuk tidak memajang foto presiden dan wakil presiden.

Peristiwa tersebut mendapat tanggapan dari Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ferdinand mengatakan bahwa boleh berdemokrasi asal tidak bermusuhan.

"Berdemokrasi tidak boleh bermusuhan. Demokrasi tidak mengajarkan kebencian meski kemarahan selalu akan timbul. Kemarahan itu banyak penyebabnya, tapi kebencian tdk berapasan lahir dalam demokrasi," ujar Ferdinand seperti dikutip Jitunews dari akun Twitternya, Jumat (12/7).


Andre Rosiade Lapor Akun IG-nya Di-hack, Demokrat: Turut Berduka

Sebelumnya, publik diramaikan dengan kasus status Facebook dari seorang guru les berinisial AF yang berisi seruan tidak memajang foto presiden dan wapres. Status tersebut membuatnya menjadi tersangka dan ditahan di Polres Jakarta Utara.

Status AF tersebut diunggah di Facebook pada 26 Juni 2019.

Mewujudkan Kabinet Ahli

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata