logo


Makin Moncer, Industri Manufaktur Sumbang 74 Persen Ekspor Nasional

Nilai ekspor mencapai USD51,06 miliar atau menyumbang 74,59 persen pada total nilai ekspor nasional sebesar USD68,46 miliar.

11 Juli 2019 18:26 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian perindustrian mencatat sektor industri manufaktur berkontribusi besar terhadap nilai ekspor nasional. Tercatat dalam periode Januari-Mei 2019 sektor manufaktur berhasil mengekspor produk-produk unggulannya hingga mencapai USD51,06 miliar atau menyumbang 74,59 persen pada total nilai ekspor nasional sebesar USD68,46 miliar.

“Secara volume, ekspor industri manufaktur kita mengalami peningkatan 9,8 persen dari Januari-Mei 2019 dibanding periode yang sama tahun lalu. Selama ini industri manufaktur masih konsisten menjadi kontributor terbesar pada nilai ekspor kita,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sesuai keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (11/7).

Dari pencapain tersebut ada beberapa sektor industri yang menjadi unggulan diantaranya industri makanan yang menembus USD10,56 miliar, disusul industri logam dasar USD6,52 miliar, serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia USD5,38 miliar.


Pakuwon Jati Bagikan Dividen Tunai Sebesar Rp337 Miliar

“Industri makanan menyumbang 20,69 persen dari total ekspor industri pengolahan pada Januari-Mei 2019,” ungkapnya. Kemudian, industri pakaian jadi menyetor nilai ekspor sekitar USD3,55 miliar serta industri kertas dan barang dari kertas USD3 miliar," ujar Airlangga.

Airlangga juga mengungkapkan, pemerintah gencar menarik investasi sektor industri yang dapat menghasilkan produk substitusi impor. Langkah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan defisit neraca perdagangan.

“Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi dan ekspansi di sektor industri. Jadi, kapasitas produksi meningkat, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, juga bisa mengisi pasar ekspor,” tukasnya.

Perlu diketahui adapun beberapa negara tujuan utama ekspor produk manufaktur nasional, antara lain Amerika Serikat, China, Jepang, Singapura, dan India.

Golkar Minta Airlangga Hartarto Fokus Selesaikan Tugas Pemerintahan Jokowi

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman