logo


Jalur Kereta Batu Bara PT Bukit Asam Akan Lintasi Tol Trans Sumatera

Jalur kereta api dipastikan melintasi jalan tol Trans Sumatera ruas Palembang-Kayuagung atau dikenal sebagai Kapal Betung

11 Juli 2019 14:20 WIB

Instagram @sandiuno

Husin mengingatkan kepada PT Bukit Asam mengenai dampak lingkungan dari pembangunan proyek ini, mengingat jalur kereta api akan melintasi persawahan, perkebunan, serta sungai.

Jalur kereta sepanjang 38,35 km ini akan melintasi 3 kabupaten dan 1 kota, yaitu Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin dan Palembang. Rel singel track tersebut rencananya akan dilintasi oleh gerbong pengangkut batubara dengan volume berkisar 3.000 ton perhari.

Sementara itu, pimpinan proyek pengembangan angkutan batu bara PT Bukit Asam, Gedri, menjelaskan bahwa pembangunan jalur khusus ini untuk mewujudkan Sumsel sebagai lumbung energi. Dengan adanya pasokan batu bara, akan menambah produksi hingga 60 juta ton pada 2022 mendatang dari semula hanya sekitar 25 juta ton per tahun.


Beri Bantuan di Sumbar, Bukit Asam Berharap Perekonomian Masyarakat Meningkat

Gedri mengatakan bahwa distribusi harus diperkuat apalagi kebutuhan batu bara untuk proyek 35 ribu Megawatt (MW) diperkirakan cukup besar. Proyek jalur kereta api khusus batu bara ini ditarget selama tiga tahun, yaitu persiapan lahan dan perizinan pada 2019, tahap kontruksi di Januari 2020 hingga 2022. Sedangkan Januari 2023 jalur kereta sudah produksi.

"Produksi ini harus in line dengan kemampuan kereta api," kata Gedri.

Tarik Wisatawan, Bekas Kantor Bukit Asam Dijadikan Hotel Bertaraf Internasional

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata