logo


PA 212 ke Pengikutnya: Prabowo Sudah Selesai, Jangan Terlalu.....

"Kalau Anda masih ingin Prabowo jadi presiden, maaf, sudah selesai"

11 Juli 2019 14:13 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif mengingatkan pengikutnya, yakni para mujahid 212 agar tidak terlalu mendramatisir kekalahan Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo telah selesai.

"Ayolah pilpres kemarin sudah selesai, Prabowo sudah selesai. Jangan terlalu dihantui dengan persoalan itu terus," ujar Slamet di Jakarta (10/7).

Baca Juga: Awas, Barang Ini Gampang Bikin Kamu Sakit, Cepat Buang!


Ngabalin Singgung Habib Rizieq yang Kerap Salahkan Pemerintah dan Sekarang Minta Dipulangkan

Jangan Asal Pilih, Ini Pengharum Mobil yang Pas untuk Kendaraan Kesayanganmu

Ia juga mengingatkan bahwa sebenarnya imam besar mereka adalah Rizieq Shihab yang kini tengah berada di Arab Saudi dan bukanlah Prabowo Subianto.

"Jadi, kalau Anda masih ingin Prabowo jadi presiden, maaf, sudah selesai. Peluang itu sudah tidak ada. Dan saya ingin mengingatkan kepada alumni 212, bahwa imam kita bukan yang ada di Kertanegara (Prabowo), tapi yang ada di Makkah (Rizieq Shihab). Ini perlu dicatat oleh gerakan kita," sambungnya.

Usai berakhirnya Pilpres 2019, ia meminta semangat 212 untuk memperjuangkan agama dan rakyat tidak boleh berhenti.

Kebiasaan Ini Sering Dilakukan, Padahal Bisa Cepat Merusak Motor Maticmu

"Oleh karenanya perlu spirit 212 tidak boleh berhenti. Karena kemarin kita ikut dalam perpolitikan itu hanya sebagai alat perjuangan kita untuk agama dan rakyat. Kemarin itu partai-partai, BPN, Prabowo itu adalah kendaraan perjuangan saja untuk menegakkan spirit 212," pungkasnya.

Habib Rizieq Wajib Bayar Denda, Demokrat: Kalau Mau Dipulangkan Atas Nama Kemanusiaan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata