logo


Kasusnya Jadi Konsumsi Publik, Baiq Nuril Tak Kuasa Menahan Tangis, "Anak Saya Menonton"

“Sebenarnya saya tidak menginginkan menjadi konsumsi publik karena bagaimanapun pasti anak-anak saya menonton"

10 Juli 2019 16:14 WIB

Baiq Nuril menangis
Baiq Nuril menangis Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Korban pelecehan seksual Baiq Nuril tak kuasa menahan tangisnya saat mengungkapkan nasibnya dalam menghadapi kasus pelanggaran UU ITE yang saat ini menjeratnya.

Dia mengaku tidak ingin nasib yang dialaminya menjadi konsumsi karena mau tidak mau akan dilihat oleh anak-anaknya.

Baca Juga: NU Minta Jatah Kursi, Putri Gus Dur Kritik PBNU, "Sesuai Khitah NU Gak Boleh Berpolitik"


Tolak Gugatan BPN Prabowo-Sandi, MA: Kami Tidak Berwenang...

“Sebenarnya saya tidak menginginkan menjadi konsumsi publik karena bagaimanapun pasti anak-anak saya menonton. Dan saya tidak ingin mereka melihat ibunya menangis,” ujar Baiq Nuril di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7).

Baiq Nuril berharap kasus yang dihadapinya cukup menimpa dirinya dan tidak ada wanita-wanita lain yang mengalami nasib serupa.

“Saya tidak ingin bagaimana pedihnya meninggalkan anak-anak walaupun hanya dua bulan tiga hari. Dengan berat juga saya harus meninggalkan anak-anak yang saat ini semestinya saya rangkul dengan kondisi yang seperti ini,” tuturnya.

Minta Rizieq Shihab Pulang Sendiri, Moeldoko: Nggak Bisa Beli Tiket, Baru Gue Beliin

Kendati demikian, Baiq Nuril menyakini kebenaran dan keadilan pasti akan terjadi didalam kasus yang tengah dihadapinya.

Dia berharap para wakil rakyat yang ada di DPR mau membantu dirinya untuk mendapatkan keadilan berupa Amnesty dari Presiden Jokowi

“Tapi saya yakin perjuangan ini akan berakhir dengan baik. Mudah-mudahan bapak dari PKS mempertimbangkan keadilan untuk saya karena bapak adalah wakil rakyat,” kata Baiq Nuril.

“Saya hanya rakyat kecil, saya hanya ingin membesarkan anak-anak saya untuk mencapai cita-cita mereka,” pungkasnya.

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Ini Ternyata Bisa Menjadi Pengganti Gula Lho

Diketahui Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali (PK) pemohon atau terpidana Baiq Nuril, yang mengajukan PK ke MA dengan Nomor 83 PK/Pid.Sus/2019.

Dengan ditolaknya permohonan PK pemohon atau terpidana tersebut, maka putusan kasasi MA yang menghukum dirinya dinyatakan tetap berlaku.

Soal Gugatan Kasasi Prabowo ke MA, Ini Kata Gerindra

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata