logo


Produktivitas Pohon Kelapa Turun? Mungkin Karena Bajing Diburu

baing kelapa selain hama bisa sebenarnya menguntungkan petani kelapa

10 Juli 2019 14:39 WIB


JAKARTA - JITUNEWS.COM -- Tupai atau yang dengan nama lain bajing adalah salah satu hama pohon kelapa. Bajing (squirel) di Indonesia lebih sering bersinggungan dengan petani pohon kelapa. Bajing kelapa sendiri berktifitas lebih banyak diatas pohon ada juga yang berpindah dengan meloncat dari satu pohon ke pohon yang lain. Bajing kelapa yang sering dianggap hama ternyata berpengaruh terhadap produktivitas tanaman kelapa.

Dianggap hama, bajing kelapa sering menjadi obyek hewan buruan. Petani kelapa sendiri akan merasa senang jika ada yang memburu bajing di lahan/kebun kelapanya. Bajing kelapa memakan buah dan bagi petani kelapa buah kelapa mereka sering menjadi makanan pokok. Kelapa bekas santapan bajing akan jatuh dari pohon dan tampak ada lubang yang cukup besar. Bajing sendiri merupakan hewan pengerat yagn mempunyai gigi seri yagn tajam sehingga mudah untuk mengupas kulit kelapa dan batok kelapa. Dengan buah kelapa yang dimakan oleh bajing ini berarti petani merasa rugi karena tidak bisa menjual kelapa itu.

Keberadan kawanan bajing pada kebun kelapa ternyata setelah dilakukan observasi membawa pengaruh baik dalam kelangsungan pohon kelapa itu sendiri. Jauh puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu produktivitas pohon kelapa menurun jika dibanding dengan era modern ini. Para petani kelapa mulai kelimpingna merasakan efek dari mulai hilangnya kawanan bajing kelapa di kebun mereka.


Cara Membudidayakan Jambu Air (1)

Di Jawa sendiri tingkat populasi bajing kelapa semakin jarang terlihat. Hal itu dikarenakan banyak pohon besar sebagai habitat mereka sudah ditebangi. Belum lagi banyaknya pemburu bajing untuk sekedar hobi dan sekedar mencari tambahan lauk untuk dikonsumsi. Habitat asli ygn telah rusak dan semakin banyaknya pemburu bajing berkedok hobi menjadikan kelangkaan populasi bajing kelapa di pelosok-pelosok desa.

Hilangnya bajing memutus mata raintai alami. Selain memakan buah kelapa, bajing juga memakan serangga. Kwawung salah satu makan favorit bajing kelapa. Dengan hilangya bajing dari mata rantai berarti kwawung tidak lagi memiliki predator sehingga populasi kwawung meningkat pesat.

doc @genta_id

Kwawung sendiri adalah hama bagi pohon kelapa. Serangga ini memakan bagian daun muda dan batang pohon sehingga efek dari kwawung dapat membuat pohon kelapa mati. Jika tidak sampai mati pohon kelapa yang ditanam, kwawung minimal dapat membuat pohon kelapa tidak berbuah dan tumbuh lagi.

Sebenarnya hama kwawung sudah biasa dihadapi oleh petani kelapa tapi semakin hari hama ini semakin banyak dan banyak juga pohon kelapa yang mati jika dibanding dahulu.

Bajing kelapa selain menjadi hama tapi punya peran penting untuk produktivitas pohon kelapa. Urin dan kotoran yang ditinggalkan bajing kelapa di pohon dan pelepah bisa membuat kwawung dan serangga lain mati. Bisa juga disebut insektisida alami. Memang alam sebenarnya suda memberikan keseimbangan bagi habitat alami.

Manusia itu serakah dan bodoh. Dengan keserakahan dan kebodohan itu membut habitat dan mata rantai alami rusak. Manusia hanya memikirkan untung dan untung tanpa memikirkan dahulu efek jika menghilngkan bajing dari mata rantai alami, yang akhirnya membuat manusia itu sendiri rugi dan menyesal.

Buah kelapa yang dihasilkan menurun karena ada serangga kwawung yagn sulit terdeteksi dengan mata telanjang. Kwawug sendiri berada di atas pohon, hal yang sangat mustahil jika bisa dideteksi tanpa menggunakan alat pembantu pengamatan. Semakin hari semakin tidak disadari produktivitas pohon kelapa semakin menurun dan akhirnya pohon itu mengering dan mati akibat hilangnya predator dan insektisida alami dari bajing kelapa.

sumber: http://bit.ly/2JzBBhB

Cara Membudidayakan Jambu Air (2)

Halaman: 
Penulis : Gun-Gun