logo


Persoalkan Surat Izin Perpanjangan FPI, Mendagri Bilang, "Saya Gak Mau Ada Jebakan"

Ini penjelasan lengkap Tjaho Kumolo

9 Juli 2019 09:17 WIB

Mendagri Tjahjo Kumolo.
Mendagri Tjahjo Kumolo. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mempersoalkan surat izin perpanjangan organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) yang belum lengkap.

Menurut Tjahjo, FPI baru menyerahkan 10 persyaratan dari total 20 syarat. "Laporan Dirjen kami dari 20 persyaratan baru diserahkan 10 persyaratan, kan kami harus menunggu dulu dong, menunggu dulu persyaratan lengkap," ujar Tjahjo di Istana Bogor, Bogor (8/7).

Baca Juga: Mendagri Buka Suara Soal Rencana Legalitas Poligami di Aceh, "Ini Menyangkut Berbagai Akses"


Jokowi Menangi Pilpres, Habib Rizieq Tak Jadi Pulang?

Warna Motormu Mulai Kusam? Tenang, Simak Tips Jitu Ini Agar Motormu Kembali Mengkilap

Lebih lanjut, ia juga berujar berkas FPI yang belum lengkap berupa keabsahan susuan pengurus di internal FPI.

"Mempertanyakan kan boleh. Kenapa kok begini, kenapa begini. 10, misalnya menyerahkan anggaran dasar/rumah tangga kok enggak diteken. Terus susunan kepengurusannya enggak ada tanda tangannya," imbuhnya.

Pada kesempatan itu pula, ia menegaskan tidak ada diskriminasi pada ormas-ormas tertentu  yang sering ditudukan oleh beberapa pihak kepadanya.

Kamu Mau Beli Mobil Bekas? Jangan Sampai Tertipu, Ini Tanda Mobil Bekas Tabrakan

"Kalau saya setujui kan melanggar. Ini belum diteken kok sudah diterima. Saya enggak mau ada jebakan-jebakan, saya enggak mau. Semua  harus clean and clear, semua ormas itu sama, tinggal masing-masing ada evaluasinya, sabar. Semua ada evaluasi, ada track recordnya," tegasnya.

Mendagri Buka Suara Soal Rencana Legalitas Poligami di Aceh, "Ini Menyangkut Berbagai Akses"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata