logo


Soal Oposisi Merapat ke Jokowi, PPP Malah Bilang, "Jangan Jadi Duri dalam Daging"

"Jangan sampai koalisi ibarat itu kaki kanan di dalam kaki kiri di luar"

8 Juli 2019 10:21 WIB

Achmad Baidowi
Achmad Baidowi ppp.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wasekjend DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menanggapi soal merapatnya oposisi ke Jokowi usai putusan sidang sengketa Mahkamah Konstitusi (MK) lalu.

Achmad mengatakan tim Jokowi harus hati-hati dengan hal tersebut. Dan ia menegaskan bahwa Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak pernah memutuskan menerima partai oposisi yang coba mepet ke pemerintahan.

Baca Juga: Sebut Adian Napitupulu Pantas Jadi Menteri Jokowi, Arief: Saya Sudah 21 Tahun Kenal Dia


Demokrat Yakin Gerindra Tak Tergoda Jatah Kursi Menteri dari Pemerintah

"Ada juga yang berpandangan jangan malah menjadi  'duri dalam daging'," ujar Awiek sapaan akrabnya yang telah diwartakan Okezone.com (8/7).

Disebut Bakal Jadi Menag, Mahfud MD Bilang, "Tidak Ada Tawar Menawar"

Lebih lanjut, pihaknya kini juga tengah waspada adanyaa agenda politik di balik menyeruaknya isu parpol koalisi pendukung Prabowo-Sandi merapat ke Jokowi.

Audrey Diusulkan Jadi Menteri Jokowi, Demokrat: Ketum PSI dan Ahok Harus Mengubur Impian

"Tentu jangan sampai koalisi ibarat itu kaki kanan di dalam kaki kiri di luar alias main dua kaki," imbuhnya.

Audrey Diusulkan Jadi Menteri Jokowi, Demokrat: Ketum PSI dan Ahok Harus Mengubur Impian

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata