logo


Pusat Gempa Ternate di Dasar Laut, BMKG Sebut Banyak Gunung Api

BMKG menyebut pusat gempa M 7 di Ternate, Maluku Utara, ada di bawah laut

8 Juli 2019 03:24 WIB

Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)
Ilustrasi Gempa (sumber : pacitanku)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - BMKG menyebut pusat gempa M 7 di Ternate, Maluku Utara, ada di bawah laut. Menurutnya, lokasi tersebut terdapat banyak gunung api bawah laut.

"Gempa yang terjadi lokasinya cukup banyak gunung api yang kita khawatirkan ada beberapa terdapat di utara Manado dan sekitar Ternate. Sehingga BMKG terus melakukan pemantauan 24 jam dalam 7 hari ke depan," kata Deputi Bidang Geofisika BMKG Muhamad Sadly dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (8/7).

Pemantauan yang dilakukan guna mengamati apakah ada gempa susulan. Setelah peringatan tsunami diakhiri pada pukul 00.09 WIB, ada gempa susulan sebanyak 19 kali.


Bandingkan Suara Prabowo di Daerah Papua dan Maluku dengan Pilpres 2014! Hasilnya...

"Kita lihat bagaimana kondisi yang terjadi di sana terutama gempa susulan juga yang kita pantau yang saat ini jumlahnya sudah 19, kita harap gempa susulan menurun dan bisa jadi stabil," jelas Sadly.

Sadly mengatakan bahwa pemantauan berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Menurutnya, otoritas pemantauan gunung api berada di bawah PVMBG.

Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa pemantauan gunung api bawah laut penting dilakukan karena menurutnya rawan terjadi longsor.

"Kita ketahui ada beberapa gunung api di dasar laut dan di situ juga terdapat batuan yang rapuh yang dikhawatirkan getaran gempa bumi berpotensi menimbulkan longsor bawah laut atau pun longsor lereng gunung api di sekitar episenter. Jadi pemantauan menunggu 2 jam ini sesuai SOP sangat penting dilakukan untuk meyakinkan bahwa benar-benar tak terjadi perubahan air laut yang mengindikasikan tsunami," terang Dwikorita.

Waspada, BMKG Perkirakan Terjadi Hujan Lebat dan Angin Kencang di Beberapa Wilayah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata