logo


Jokowi Bahas Toilet, Netizen Balas, "Wajah Indonesia Jadi Tercoreng Jelek!"

Toilet apa yang dimaksud Jokowi?

4 Juli 2019 19:59 WIB

Kunker Presiden Jokowi ke Sulawesi Utara
Kunker Presiden Jokowi ke Sulawesi Utara ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo diketahui telah meninjau kawasan pariwisata Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara pada Kamis (4/7).

Menariknya setelah meninjau daerah tersebut, Jokowi sempat menyoroti aspek kebersihan yang salah satunya adalah toilet.

Baca juga: Ceritakan Aktivitasnya Hari Ini, Jokowi: Saya dan Ibu Negara...


Penting! Sandiaga Uno Imbau Generasi Milenial Lakukan 3 Hal Ini!

"Sementara dari masyarakat, kita membutuhkan peran mereka dalam penciptaan budaya dan kebiasaan yang ramah terhadap wisatawan sehingga para pendatang merasa nyaman. Ini berkaitan dengan budaya. Budaya bersih, budaya senyum, budaya melayani, sampai hal-hal kecil seperti urusan restoran dan kebersihan toiletnya. Ini tidak mudah. Ini pekerjaan besar," tulis Jokowi di Instagram.

Menariknya, para netizen balik menyoroti masalah kebersihan dan toilet yang diangkat sang presiden.

soekm: Setuju Pak! Toilet itu sangat penting sekali.

eyimerry221: Iya bener Pak.. di Sulut banyak tempat Pariwisata, tapi belum memadai masih banyak yg kurang fasilitasnya...

dekabramantyo: @jokowi di sana pantai nya indah bangat Pak. Tp sangat miris dgn kondisi pantainya penuh sampah menjijikan. Padahal pantainya sangat indah Pak. Mohon untuk dinas kepariwisataan untuk meninjau langsung dan tolong dikasih penyuluhan warganya dan pedagang yg brada disana. Minimnya tempat pembungan sampah. Wrga setempat membakar sisa" sampah nya di pasir pantai hingga mnyebab kak tmpt wisata dgn pantai yg indah jd nampak kumuh dan jorok jijikan pak. Malu klo ada turis asing. Wajah Indonesia jd tercoreng jelek.

eko_pj13: Pak, tolong tertibkan tambang timah ilegal di laut Bangka Belitung, karena itu membuat ekosistem laut susah dan merugikan nelayan!

Ceritakan Aktivitasnya Hari Ini, Jokowi: Saya dan Ibu Negara...

Halaman: 
Penulis : De Sukmono