logo


Manfaatkan Pelet dari Sampah, PLN Gunakan untuk Pembangkit Listrik

PLN menargetkan penggunaan pelet untuk campuran batu bara di PLTU Jeranjang mencapai 5%

1 Juli 2019 16:54 WIB

Ilustrasi pembangkit listrik.
Ilustrasi pembangkit listrik. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT PLN mengembangkan olahan sampah untuk campuran bahan bakar energi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara. Upaya tersebut dilakukan melalui Program TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) yang memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar berbentuk pelet.

Plt. Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan bahwa selain dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor untuk memasak, pelet juga dimanfaatkan untuk campuran batubara low rank sebagai energi primer pembangkit listrik.

"Selain dimanfaatkan untuk pembangkit di Bali, sejumlah pelet saat ini juga telah dikirim ke PLTU Jerangjang Lombok, sebagai upaya untuk memanfaatkan sampah sebagai campuran batubara pada PLTU," kata Dwi melalui keterangan tertulisnya, Senin (1/7).


PLN Berhasil Listriki Pulau Tolonuo dan Dagasuli di Halmahera Utara, Warga Ungkap Kegembiraan

Dwi mengatakan bahwa PLN menargetkan penggunaan pelet untuk campuran batu bara di PLTU Jeranjang mencapai 5% dari kebutuhan total batubara PLTU. Menurutnya, penggunaan pelet lebih murah dibandingkan batu bara.

PLN Sebut Pemadaman Listrik Menurun

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata