logo


Punya Pasar Menggiurkan, Line Tergoda Buat Layanan Kencan Online?

Belakangan, aplikasi kencan online sedang naik daun berkat minat pengguna internet yang mengharapkan kepraktisan. 

1 Juli 2019 14:28 WIB

Aplikasi Line
Aplikasi Line Grid.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Belakangan, aplikasi kencan online sedang naik daun berkat minat pengguna internet yang mengharapkan kepraktisan. Kendati demikian, Line yang memiliki cukup banyak layanan di berbagai area, belum memiliki rencana untuk secara aktif menggarap bisnis tersebut.

Director and Chief Strategy & Marketing Officer (CSMO) Line, Jun Masuda, mengungkapkan sejauh ini belum ada rencana untuk serius menggarap industri kencan online.

Baca juga: Ini Alasan Donald Trump Melunak pada Huawei


Tak Lagi Berselisih, Huawei Siap Luncurkan Smartphone 5G di Akhir Tahun Ini

Namun, bukan berarti perusahaan menutup kemungkinan untuk menghadirkan layanan tersebut di masa depan.

"Ini (layanan kencan online) tidak sepenuhnya absen dari rencana kami, tapi kami sekarang tidak punya rencana untuk secara aktif memasuki industri kencan," tutur Masuda saat ditemui di kantor pusat Line di Shinjuku, Tokyo, Jepang, dilansir dari Liputan6, Senin (1/7).

Menurutnya, layanan kencan online bisa menjadi salah satu strategi Line untuk mewujudkan misinya, "closing the distance". Misi tersebut berarti, membuat orang-orang serta area offline dan online menjadi lebih dekat.

Seperti bisnis baru lainnya, kata Masuda, Line harus melakukan pertimbangan berbagai hal terlebih dahulu sebelum melakukannya.

"Industri kencan merupakan area yang perlu kami lihat. Akan ada selalu masalah dengan bisnis-bisnis baru, sehingga kami perlu mempertimbangkannya," kata Masuda.

Chief Executive Officer dan Presiden Line, Takeshi Idezawa mengungkapkan apa yang menjadi fokus mereka saat ini.

"Fokus utama layanan kami di Indonesia adalah News, dan kami sekarang sedang menyiapkan internet banking (perbankan online). Kedua hal itu akan menjadi fokus kami sekarang di Indonesia," tuturnya di kantor pusat Line di Shinjuku, Tokyo, Jepang.

Sumber: Liputan6

Ini Alasan Donald Trump Melunak pada Huawei

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu