logo


Gugatan Prabowo Ditolak MK, Din Syamsudin: Rasa Keadilan Saya Terusik

"Saya merasa ada rona ketidakjujuran dan ketidakadilan"

30 Juni 2019 16:47 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsudin menyebut penolakan gugatan Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi ada aroma ketidakjujuran dan ketidakadilan.

"Saya merasa ada rona ketidakjujuran dan ketidakadilan dalam proses pengadilan di Mahkamah Konstitusi. Banyak fakta dan dalil hukum yang terkesan tidak didalami," ujar Din dalam keterangan tertulisnya (29/6).

Baca Juga: Tolak Ucapkan Selamat ke 01, Sandi: Selamat Itu kan Budaya Barat


Bamsoet Persilakan Prabowo Tempuh Jalur Hukum Lain Jika Ada

Catat! Bulan Juli Mendatang Ada Gerhana Matahari Total

Mantan Ketua Umum Muhammadiyah ini mengatakan MK terikat oleh amanat konstitusi dan nilai morla untuk menegakkan kejujuran serta keadilan.

Oleh karena itu, ia berujar rakyat boleh menilai MK apakah telah mengemban amanat dengan benar atau tidak.

"Seperti  banyak rakyat, saya pun merasakan demikian. Rasa keadilan saya terusik. Saya tidak mampu dan tidak mau menyembunyikannya," sambungnya.

Usai Sidang Sengketa Pilpres 2019, PPP Harapkan Para Elite Politik Ikut Berkontribusi untuk Jalin Persatuan dan Kesatuan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata