logo


Hadiri Halal Bi Halal 212, Menhan Bilang, "Tidak Perlu Lagi Ada Istilah Islam Garis Keras"

"Mulai saat ini tidak ada yang namanya 01 dan 02

27 Juni 2019 16:45 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu juga ikut menghadiri acara Halal Bi Halal 212 yang diadakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 di Hotel Shangri-La, Jakarta (27/6).

Dalam kesempatan itu, ia dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini sudah tidak ada lagi 01 maupun 02 serta tidak ada lagi istilah Islam garis keras atau Islam moderat.

Baca Juga: Kamu Sering Gonta-Ganti Jenis BBM, Apa Bisa Merusak Mesin Kendaraan?


Soal Halal Bihalal 212 di MK, JK Bilang, "Itu Melanggar Etika, Mencederai Namanya Halal Bihalal"

Kamu Silau Saat Pengendara Lain Nyalakan Lampu Jauh? Ini Tips Menghindarinya

"Mulai saat ini tidak ada yang namanya 01 dan 02, tapi kita semua bersaudara sebagai bangsa Indonesia yang utuh dan tidak akan pernah terpisahkan sepanjang masa," kata Ryamizard.

"Mulai saat ini juga tidak perlu lagi ada istilah Islam garis keras atau Islam moderat. Yang ada adalah wajah asli Islam Indonesia yang rahmatan lil alamin, yaitu Islam yang selalu membawa rahmat dan kedamaian di muka bumi," sambungnya.

Dalam sambutannya ia juga menekankan persatuan dan kesatuan bangsa jauh lebih penting dan utama daripada alutsista militer dalam pertahanan NKRI.

Leher Pegal Bukan Selalu Tanda Kolesterol Tinggi, Malah Bisa Jadi Gejala Penyakit Kronis Ini

"Kekuatan tersebut utamanya tertumpu pada persatuan dan kesatuan rakyat yang dilandasi kecintaan sejati kepada bangsa dan negaranya. Karena pada dasarnya rakyat adalah basis kekuatan bangsa," pungkasnya.

Soal Halal Bi Halal 212 di MK, TKN Bilang, "Gak Punya Magnet Lagi Bagi Masyarakat"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata