logo


PLN Sebut Pemadaman Listrik Menurun

Hal tersebut terlihat dari parameter perhitungan pemadaman listrik SAIDI dan SAIFI

27 Juni 2019 16:39 WIB

Ilustrasi, pembangkit listrik.
Ilustrasi, pembangkit listrik. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PLN Djoko Abumanan mengatakan bahwa rasio pemadaman listrik skala nasional turun. Hal tersebut terlihat dari parameter perhitungan pemadaman listrik SAIDI dan SAIFI.

"Lama pelanggan padam rata-ratanya dinyatakan jadi SAIDI," kata Djoko, saat rapat dengan Komisi VI DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/6).

Djoko mengatakan bahwa pada 2016 lama pemadaman 1.532 menit per pelanggan. Pada 2017 lama pemadaman 1.160 menit per pelanggan, pada 2018 lama pemadaman 958 menit per pelanggan dan triwulan pertama 2019 lama pemadaman 279 menit per pelanggan.


Berkapasitas 880 MW, PLTGU Jawa 2 Perkuat Setrum Jawa-Bali

"Contoh dari total pelanggan PLN, dalam setahun 4 sekian menit per Pelanggan," ujar Djoko.

Ia mengatakan bahwa PLN juga mencatat penurunan frekuensi pemadaman listrik per pelanggan dalam satu tahun (SAIDI).

Pada 2016 frekuensi pemadaman listrik 15,09 kali per pelanggan, 2017 rata-rata pemadaman listrik terjadi sebanyak 12,65 kali per pelanggan.

Di 2018 rata-rata frekuensi pemadaman listrik kembali mengalami penurunan, menjadi 9,90 kali per pelanggan dan kuartal pertama 2019 mencapai 2,96 kali per pelanggan.

"SAIFI fekuensinya, contoh 15.99 Kali per pelanggan dalam satu tahun. Ini akumulasi per pelanggan," tandasnya.

PLN Berhasil Listriki Pulau Tolonuo dan Dagasuli di Halmahera Utara, Warga Ungkap Kegembiraan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata