logo


Berapa Dana yang Dihabiskan Prabowo -Sandi Dalam SIdang MK?

Untuk fotokopi dokumen bukti-bukti saja sudah habis miliaran.

27 Juni 2019 16:11 WIB

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) / Sidang Sengketa Pilpres 2019
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) / Sidang Sengketa Pilpres 2019 iNews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tim hukum Prabowo-Sandi mengaku telah mengeluarkan uang mencapai miliaran rupiah hanya untuk biaya fotokopi formulir C1 yang diajukan sebagai bukti di sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).  

‎"Saya bukannya mengitung, saya kan bukan bendahara. Kita kan kuasa hukum. Bagian penghitungannya kan ada sendiri, tetapi kan memang mencapai miliaran," kata kuasa hukum Prabowo-Sandi, Denny Indrayana di gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Ia menjelaskan salah satu item yang banyak menghabiskan biaya adalah fotokopi berkas. Ke depan, model fotokopi hendaknya tidak digunakan lagi. MK sudah saatnya menggunakan sistem digitalisasi.


Tolak Gugatan BPN Prabowo-Sandi, MA: Kami Tidak Berwenang...

"Saya bukan yang menghitung berapa angkanya, tetapi yang saya tahu memang untuk fotokopi itu banyak. Karena itu penting untuk dipikirkan ke depan hal-hal begini, salah satunya adalah bisa mendigitalisasi bukti-bukti, jadi enggak perlulah kita memfotokopi sedemikian banyak kertas," jelas Denny.

Dia juga menjelaskan penggunaan kertas berupa fotokopi tidak ramah lingkungan.‎ Fotokopi dalam jumlah banyak merusak lingkungan karena bisa menjadi sampah.

Selain tidak ramah lingkungan, Denny juga yakin majelis hakim tidak membaca semua dokumen terkait bukti perkara yang diajukan. Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini berharap, ke depan pemerintah dapat menerapkan prinsip peradilan yang berbasis teknologi.

"Alangkah baiknya ke depan kita memikirkan untuk betul-betul menerapkan prinsip peradilan berbasis teknologi yang paperless," tutur Deny.

Sumber: Berita Satu

MK Ungkap Perbedaan Wewenang MK dan Bawaslu

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu