logo


Ibaratkan Sidang MK Seperti Nonton Sinetron Mak Lampir, KPU: Karena Banyak Isu Siluman

"Isu DPT siluman dan pemilih siluman selalu diangkat"

26 Juni 2019 18:48 WIB

Ilustrasi logo KPU.
Ilustrasi logo KPU. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan mengibaratkan sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) seperti menonton sinetron Mak Lampir.

Pasalnya, ia melihat banyaknya isu siluman yang dimunculkan oleh pihak pemohon, yaitu Prabowo-Sandi, salah satunya adalah isu DPT.

Baca Juga: Kisah Rian, Seorang Pedagang Bakso yang Didoakan oleh Massa Aksi Kawal MK


Jubir BPN: KPU Tak Mampu Jawab Perihal DPT Siluman

Koordinir Massa Kawal MK, Abdullah Hehamahua: Saya Tidak Kenal Prabowo-Sandi

"Karena banyaknya isu siluman yang dimunculkan. Isu DPT siluman dan pemilih siluman selalu diangkat," kata Wahyu di Cikini, Jakarta (26/6).

Meskipun ada kesalahan administrasi, ia menegaskan tidak ada DPT siluman dalam Pemilu 2019.

"Memang ada kesalahan administrasi dalam DPT, tapi kesalahan itu tidak sama dengan pemilih fiktif. Ada orangnya, tapi memang penulisan nama mungkin yang ada kesalahan," pungkasnya.

Cek! Berikut Selisih Hasil Rekapitulasi Suara Banten dan Situng KPU Banten!

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata