logo


Jelang Putusan MK, Pesan Polda pada Massa: Nonton di Rumah Saja

"Kita bisa lihat di televisi di rumah dan sebagainya. Kita percayakan ke hakim MK yang membacakan putusan,"

26 Juni 2019 17:28 WIB

Gedung Mahkamah Konstitusi.
Gedung Mahkamah Konstitusi. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jelang pembacaan putusan sidang sengketa Pilpres 2019 pada Kamis (27/6). Polda Metro Jaya melarang massa berunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Konstitusi.

"Kita melarang aksi di depan MK, kemudian biarlah MK bekerja melaksanakan tugasnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/6).

Argo mengimbau massa untuk mengikuti jalannya persidangan melalui layar kaca.


Koordinir Massa Kawal MK, Abdullah Hehamahua: Saya Tidak Kenal Prabowo-Sandi

"Kita bisa lihat di televisi di rumah dan sebagainya. Kita percayakan ke hakim MK yang membacakan putusan," tutur Argo.

Polda Metro Jaya sendiri menerima pemberitahuan dari sekelompok massa yang akan melakukan aksi di sekitar MK. Polisi telah berkomunikasi dengan koordinator aksi untuk tidak melakukan aksi tersebut.

"Tentunya dari Polda Metro Jaya menyampaikan ini dari kelompok mana, ada berapa orang dan kalau itu massa banyak setiap 100 orang siapa korlapnya kan gitu, terus kemudian datang dari mana saja," lanjutnya.

"Dari panitia tidak bisa menyampaikan itu. Jadi karena nggak bisa menyampaikan, Polda Metro Jaya tidak keluarkan surat ijin di situ," sambungnya.

Bagaimana jika massa melakukan aksi di Patung Kuda, apakah itu diperbolehkan?

"Tentunya kalau ada yang datang kita sampaikan, kita arahkan ke lokasi mana. Makannya semua kita komunikasikan biar semua hak orang lain terpenuhi," jawab Argo.

Kisah Rian, Seorang Pedagang Bakso yang Didoakan oleh Massa Aksi Kawal MK

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu