logo


Hakim MK Bisa Beda Pendapat Soal Putusan Sengketa Pilpres 2019

Sembilan hakim konstitusi dapat menyampaikan pendapat berbeda atau dissenting opinion dalam putusan, termasuk putusan PHPU Pilpres 2019 kali ini.

26 Juni 2019 13:52 WIB

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) / Sidang Sengketa Pilpres 2019
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) / Sidang Sengketa Pilpres 2019 iNews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru bicara Mahkamah Kontitusi (MK) Fajar Laksono mengatakan jika sembilan hakim konstitusi dapat menyampaikan pendapat berbeda atau dissenting opinion dalam putusan, termasuk putusan PHPU Pilpres 2019 kali ini.

"Kalau ada hakim berbeda pendapat, itu menyampaikan pendapatnya yang berbeda itu ke dalam putusan menjadi bagian yang tidak terpisahkan," ucap Fajar di MK, dilansir dari CNNIndonesia, Rabu (26/6).

Baca juga: Rampungkan Musyawarah, Hakim MK Kirimkan Surat ke Pihak Jokowi dan Prabowo


Demokrat ke Gerindra: Selamat Bergabung di Pemerintahan Jokowi

Fajar mengatakan dissenting opinion boleh disampaikan hakim dalam segala jenis sengketa pemilu atau uji materi undang-undang yang ditangani MK. Termasuk sengketa perselisihan hasil pemilihan umum khususnya Pilpres.

"Sudah diatur secara umum kan di undang - undang MK," kata Fajar.

Fajar mengatakan hakim yang memiliki pendapat berbeda boleh menyampaikan secara langsung atau lisan dalam sidang pembacaan putusan. Hakim juga boleh tidak menyampaikan secara langsung. Fajar mengatakan itu kembali kepada hakim yang memiliki dissenting opinion.

Rampungkan Musyawarah, Hakim MK Kirimkan Surat ke Pihak Jokowi dan Prabowo

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu