logo


PA 212 Klaim Halal Bihalal di MK untuk Bela Agama, Pendiri PAN: Agama Apa yang Dibela, Agama Kertanegara?

"Orang-orang ini melecehkan kecerdasan kita"

25 Juni 2019 20:43 WIB

Ilustrasi Aksi PA 212
Ilustrasi Aksi PA 212 Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha menanggapi rencana aksi 212 yang dilakukan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang bertajuk Halal Bihalal di Mahkamah Konstitusi (MK).

Abdillah Toha menilai bahwa gerakan dari PA 212 tersebut telah melecehkan kecerdasan. Bahkan ia mempertanyakan agama apa yang dibela dalam aksi tersebut.

Baca Juga: Bahas Anggaran 2020, Menko PMK Telah Tetapkan 5 Prioritas Nasional


Soal Halal Bihalal 212 di MK, Abu Janda: Itu Bisnis Politik Paling Basah Morotin Duit Elit Oposisi

Jokowi Cari Ahli untuk Calon Menteri, NU Jawab, "Ahli Apa pun Kami Siap"

"Orang-orang ini melecehkan kecerdasan kita. Agama apa yang dibela? Agama Kertanegara?" tulis Abdillah melalui laman Twitternya (24/6).

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara PA 212, Novel Bamukmin berujar aksi di MK saat sidang putusan sengketa Pilpres 2019 untuk bela agama dan sama sekali tidak terkait dengan politik.

"Ketika kami mengambil langkah politik akan tetapi kami saat turun ke MK tidak lagi mengambil langkah politik karena gerakan kami adalah bela agama agar keadilan bisa ditegakkan dan tidak melibatkan partai atau tokoh politik sebagai mana gerakan kami Aksi Bela Islam 1410, 411, 212 tanpa urusan politik," ucap Novel (23/6).

Soal Halal Bihalal 212 di MK, Wiranto: Saya Tinggal Cari, Siapa yang Ngajak, Mendorong dan Menghasut

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata