logo


Pakuwon Jati Bagikan Dividen Tunai Sebesar Rp337 Miliar

Dividen senilai Rp7 per saham ini naik 17% dibandingkan dividen yang dibayarkan dari hasil kinerja tahun 2017

25 Juni 2019 20:42 WIB

Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan dalam public expose tahun 2019 yang diadakan usai RUPS & RUPSLB PT Pakuwon Jati Tbk di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Minarto, Selasa (25/6)
Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan dalam public expose tahun 2019 yang diadakan usai RUPS & RUPSLB PT Pakuwon Jati Tbk di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Minarto, Selasa (25/6) Dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam public expose tahun 2019 yang diadakan usai RUPS & RUPSLB PT Pakuwon Jati Tbk di Hotel Sheraton Grand Jakarta, Minarto, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary Perseroan menyampaikan bahwa RUPS telah menyetujui pembagian dividen tunai dari tahun 2018 sebesar Rp337 miliar, setara dengan 13% dari Rp2.5 triliun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk.

Dividen senilai Rp7 per saham ini naik 17% dibandingkan dividen yang dibayarkan dari hasil kinerja tahun 2017, menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan kepada para pemegang-saham PWON. Selain untuk pembayaran dividen, sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya diinvestasikan kembali dalam Perseroan untuk memperkuat basis pertumbuhan pendapatan recurring maupun development Perseroan, terang Minarto.

Kinerja keuangan 2018


Anker Bir Dapat Deviden Rp 382 M, Pemprov DKI Dapat Jatah Segini

PT Pakuwon Jati (PWON) membukukan pendapatan bersih Rp 7.081 miliar, meningkat 23% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5.749 miliar. Sedangkan laba komprehensif tercatat sebesar Rp 2.851 miliar, naik 42% dari tahun 2017 yang sebesar Rp 2.002 miliar.

Komposisi pendapatan tahun 2018 terdiri atas 49% recurring revenue dan 51% development revenue, konsisten dengan strategi Perseroan untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue. Recurring revenue Perseroan tahun 2018 mencapai Rp 3.468 miliar naik 16,l% dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp 2.986 miliar, ditunjang antara lain kenaikan pendapatan yang sudah beroperasi secara penuh dari pusat perbelanjaan Pakuwon Mall tahap 2 dan 3 yang telah dibuka Februari 2017 dan Tunjungan Plaza Mall tahap 6 yang dibuka September 2017 serta tambahan pendapatan organic dari pusat-pusat perbelanjaan ritel dan hotel-hotel existing Perseroan.

Development revenue Perseroan tahun 2018 mencapai Rp 3.613 miliar naik 30,8% dibandingkan tahun 2017 yang sebesar Rp 2.763 miliar, karena pengakuan pendapatan dari apartemen Anderson Pakuwon Mall Phase 4 serta penjualan rumah di Pakuwon City Surabaya.

Pengeluaran belanja modal tahun 2018 yang telah dikucurkan oleh Perseroan mencapai Rp 1.955 miliar untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Kota Kasablanka Tahap 2, Tunjungan Plaza 6, Pakuwon Mall extension, dan EastCoast Mansion serta pembebasan tanah.

Basis Pertumbuhan 2019 Recurring revenue Perseroan terutama dari pusat perbelanjaan ritel masih akan memberikan tambahan pendapatan organik di tahun 2019 dan beroperasinya Pakuwon Mall phase 4 di kwartal ketiga tahun 2019, serta direncanakan 2 hotel di Pakuwon Mall akan mulai beroperasi di paruh kedua tahun 2019.

Development revenue Perseroan juga akan terus tumbuh dengan pengakuan pendapatan atas penjualan apartemen di Superblok Pakuwon Mall ( Anderson, Benson serta La Viz) dan apartemen di EastCoast Mansion yaitu Amor serta penjualan kondominium Angelo, Bella dan Chianti di Superblok Kota Kasablanka.

Pemerintah Tetapkan 3 Kebijakan Lanjutan Turunkan Tarif Tiket Pesawat

Halaman: 
Penulis : Denys, Aurora Denata