logo


Amnesty International Indonesia Tegaskan Polisi Telah Lakukan Pelanggaran Terhadap HAM

Berikut ulasannya

25 Juni 2019 18:47 WIB

Usman Hamid
Usman Hamid cnn

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Amnesty International Indonesia menegaskan Polisi telah melakukan beragam pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) di Kampung Bali dan wilayah sekitarnya di Jakarta pada 21-23 Mei 2019.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan temuan awal ini diungkap dalam rangka menyambut Hari Internasional PBB untuk Mendukung Korban Penyiksaan 2019 yang diperingati setiap 26 Juni.

Usman mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini telah melakukan wawancara terhadap sejumlah saksi, korban, dan keluarga korban dalam investigasi yang dilakukan selama satu bulan tersebut.


Ditresnarkoba Polda Kalbar Sita 25 Kg Narkotika Jaringan Malaysia

“Kesimpulan tersebut juga diperkuat oleh bukti video yang diterima dan telah diverifikasi oleh tim fakta Amnesty International (digital verification corps) di Berlin, Jerman,” ujar Usman di Jakarta, Selasa (25/6).

Dia menambahkan temuan ini merupakan bagian pertama dari rangkaian investigasi oleh Amnesty International terhadap dugaan pelanggaran-pelanggaran HAM serius yang terjadi pada 21-23 Mei, termasuk diantaranya pembunuhan di luar hukum terhadap 10 orang, penangkapan dan penahanan yang sewenang-wenang serta penggunaan kekuatan berlebihan oleh polisi terhadap demonstran maupun orang-orang yang berada di lokasi kejadian.

“Pengungkapan ini merupakan upaya kami sebagai bagian dari masyarakat sipil untuk memenuhi hak publik untuk tahu atau right to know terhadap apa yang terjadi pada 21-23 Mei,” kata Usman.

Menurutnya, Amnesty International Indonesia berharap temuan ini bisa mendorong adanya akuntabilitas di kepolisian terhadap segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam kurun waktu tersebut.

“Dengan momentum Hari Dukungan untuk Korban Penyiksaan International 2019, kami meminta negara untuk melakukan investigasi, membawa anggota Brimob ke muka hukum yang menyiksa korban saat melakukan penyisiran di Kampung Bali, dan memberikan pemulihan kepada para korban,” tuturnya.

“Momentum ini juga penting untuk mengingatkan otoritas di Indonesia agar kejadian penyiksaan seperti di Kampung Bali tidak terjadi lagi ke depannya,” pungkasnya.

Ditresnarkoba Polda Kalbar Sita 25 Kilogram Narkotika Jaringan Malaysia

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma