logo


Sesuai 'Kasta' Penghasilan, Ini Tarif Sewa Rusunawa DKI Jakarta

Tarif Retribusi sesuai dengan Pergub Nomor 29 Tahun 2019

25 Juni 2019 15:17 WIB

Kawasan Rusunawa Pulogebang.
Kawasan Rusunawa Pulogebang. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tarif Retribusi atau sewa pada unit rumah susun sewa (rusunawa) di DKI Jakarta ditetapkan berdasarkan golongan penghasilan. Hal ini sesuai dengan Pergub Nomor 29 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Layanan Perumahan.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah provinsi DKI Jakarta, Besaran tarif retribusi tersebut sebagai berikut:

1. Bagi masyarakat umum berpenghasilan 2.500.000 s.d 4.500.000 rupiah/bulan, dikenakan retribusi sebesar 765.000 rupiah/bulan, diluar tagihan pemakaian listrik dan air. Lokasi yang dikenakan tarif tersebut terdapat di 11 lokasi.


Warga Jakarta Harus Tahu, Potongan PBB 50 Persen Kalau Lakukan ini...

2. Bagi masyarakat umum berpenghasilan 4.500.000 s.d 7.000.000 rupiah/bulan, dikenakan retribusi sebesar 1.500.000 rupiah/bulan, diluar tagihan pemakaian listrik dan air. Lokasi yang dikenakan tarif tersebut untuk saat ini hanya di rusunawa KS. Tubun, Jakara Barat.

3. Bagi masyarakat terprogram sebesar 505.000 rupiah/bulan, diluar tagihan pemakaian listrik dan air.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kelik Indriyanto mengatakan bahwa masyarakat bisa langsung datang ke pengelola jika ingin menyewa unit Rusunawa.Hal ini diungkapkan di Kantor Dinas Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat, pada Selasa (25/6).

"Masyarakat yang tertarik menempati unit rusunawa ini dapat langsung mengajukan permohonan kepada Kepala Unit Pengelola Rumah Susun, dengan melampirkan dokumen-dokumen yang lengkap,” ungkapnya.

Banyak Dicibir Netizen, Pemprov DKI Jakarta Akan Lanjutkan Program Mudik Gratis Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman