logo


Sepakat dengan Kapolri soal Aksi di MK, Demokrat: Tidak Ada Ruang bagi Perusuh

Berdasarkan hasil survei, masyarakat tidak menginginkan adanya kerusuhan

25 Juni 2019 14:12 WIB

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean Ist

"Peristiwa kemarin, 21 dan 22 Mei 2019, masukan yang saya dapat dari survei justru masyarakat tidak menghendaki adanya kerusuhan, kekacauan, dan lain-lain. Masyarakat Jakarta tidak menghendaki. Jadi, siapa yang membuat rusuh, itu akan menjadi musuh masyarakat," kata Tito di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (25/6).

Seperti dilansir dari detikcom, Tito meminta massa yang akan berunjuk rasa bisa menaati peraturan.

"Saya tentunya mengharapkan bagi yang unjuk rasa, ingat aturan-aturan itu. Kalau ada yang mengganggu ketertiban publik, jalan umum, hak asasi orang lain, mengganggu persatuan dan kedamaian, menghujat, menyampaikan sesuatu yang palsu atau hoax kebencian dan lain-lain, kita akan tindak kalau itu di langgar," ucap Tito.


Soal Bergabungnya Demokrat ke Jokowi, Ferdinand: Kami Lebih Pasif dan Akan Menunggu

"Saya minta jangan membuat kerusuhan, termasuk pihak ketiga mungkin," Tito kembali mengimbau.

Soal Halal Bihalal 212 di MK, Wiranto: Saya Tinggal Cari, Siapa yang Ngajak, Mendorong dan Menghasut

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata