logo


Soal Gerindra Gabung Jokowi-Ma'ruf, PKB Bilang, "Udah Tutup Pintu Saja Lah...."

"Tetapi, kalau demi rekonsiliasi untuk kemaslahatan kebaikan bersama kenapa tidak

25 Juni 2019 14:02 WIB

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menanggapi soal isu bergabungnya Gerindra ke koalisi Jokowi-Ma'ruf.

Pria yang akrab disapa Cak Imin ini menilai bagus wacana tersebut. Tetapi, ia menilai koalisi partai pendukung Jokowi sudah terlalu gemuk jika harus ditambah partai oposisi.

Baca Juga: Soal Bergabungnya Demokrat ke Jokowi, Ferdinand: Kami Lebih Pasif dan Akan Menunggu


TKN Ajak Gerindra Gabung Koalisi Jokowi Karena Alasan Ini

Sebut Halal Bi Halal 212 di MK Itu Bisnis Politik, Abu Janda: Paling Basah Morotin Duit Elit Oposisi

"Bagus tapi begini, jumlah komposisi koalisi sudah gemuk. Kegemukan nanti-nanti di DPR, MPR. Jadi enggak berimbang. Sudah gemuk lah istilahnya. Sebetulnya udah tutup pintu saja lah," ujar Cak Imin di Kantor PBNU, Jakarta (24/6).

Meskipun begitu, jika pintu koalisi masih terbuka, ia tidak mempermasalahkan Gerindra bergabung dengan Jokowi dengan syarat jatah menteri untuk PKB tidak diusik.

"Tetapi, kalau demi rekonsiliasi untuk kemaslahatan kebaikan bersama kenapa tidak, enggak ada masalah," sambungnya.

MK Tanggapi Aksi PA 212 Saat Sidang Putusan, "Sesuai dengan Ketentuan....."

"Nah, syaratnya rekonsiliasi masuk, jatah tetap. Kita sangat mendukung rekonsiliasi dengan pergabungan asal jatah tetap," pungkasnya.

Dinilai TKN Pantas Ditawari Kabinet, Gerindra Akui Potensinya yang Besar

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex