logo


PT Bukit Asam Tbk Segera Rampungkan Studi Kelayakan Pembangunan Pabrik Gasifikasi Batu Bara

Ada dua lokasi pembangunan pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan, dan di Pernap Riau.

25 Juni 2019 10:47 WIB

Ilustrasi Tambang Batu Bara
Ilustrasi Tambang Batu Bara Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan membangun dua pabrik gasifikasi batu bara (Dimethil Et‎her/DME), pengganti bahan baku Liqufied Petroleum Gas/LPG). Proyek pembangunan ini sedang dalam proses menyelesaikan studi kelayakan (Feasibility Study).

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Arfiyan Arifin mengatakan akan ada dua lokasi pembangunan pabrik yaitu di Tanjung Enim Sumatera Selatan dan di Pernap Riau.

Di Tanjung Enim Sumatera Selatan, PTBA akan bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero), PT Chandra Asri dan PT Pupuk Indonesia. Sedangkan di Pernap Riau, PTBA akan menggandeng PT Pertamina (Persero) dan Air Products and Chemicals Inc‎, untuk membangun pabrik tersebut.


Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan

"Kita segera ingin bikin JV company dengan investor untuk mengembangkan gasifikasi di Peranap sama di Tanjung Enim. Sekarang lagi dalam proses FS finalisasi," kata Arviyan, saat menghadiri Coaltrans, di Nusa Dua Bali, Senin (24/6).

Arfiyan membeberkan rencana perusahaan yang dipimpinnya inginmemiliki porsi saham terbesar dalam proyek ini, tapi hal tersebut masih dalam proses negosiasi dengan para mitranya. Dia pun menargetkan, studi kelayakan akan selesai pada 2019.

"Ini lagi runding-runding. Kita pengen mayoritas, dia ingin mayoritas. Nah kita cari titik tengahnya‎," tuturnya.

Proyek pabrik DME di Pranap dicanangkan akan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,4 juta ton DME dengan kebutuhan batu bara sebanyak 9,2 juta ton per tahun. Untuk proyek di Tanjung Enim, akan mengkonsumsi batu bara ‎sebanyak 6,2 juta ton per tahun.

"Di Tanjung Enim itu termasuk untuk (memproduksi) pupuk, DME, polipropelin. Empat produk," pungkasnya.

 

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman