logo


Tak Hanya Raksasa Teknologi, FedEx Juga Sempat Ogah Kirim Produk Huawei

FedEx sempat 'ogah' mengirimkan paket perorangan berupa smartphone Huawei ke Amerika Serikat.

24 Juni 2019 10:08 WIB

Logo Fedex
Logo Fedex wgnsradio.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah perusahaan teknologi di Amerika Serikat telah menangguhkan bisnisnya dengan Huawei. Hal ini Hal ini mereka lakukan guna menghindari sanksi dari pemerintah, yang mencatutkan Huawei dalam Entity List.

Ternyata bukan hanya raksasa teknologi saja yang menerapkan kebijakan tersebut. Perusahaan logistik pun mengikuti langkah yang sama.

Dilansir dari Tek.id, Minggu (23/6) sebuah peristiwa dialami oleh jurnalis PCMag yang mencoba mengirimkan smartphone Huawei dari Inggris ke AS. Perangkat itu akan dikirimkan oleh Parcelforce dan kemudian dilanjutkan oleh FedEx.


Sekian Lama Ditunda, Akhirnya Samsung Siap Rilis Galaxy Fold

Sebagaimana biasanya, dia diminta untuk mengisi formulir yang mencantumkan merek serta model ponsel terkait. Dia lantas terkejut karena smartphone-nya tak sampai di AS, dan malah dikembalikan kepadanya di Inggris.

Sekadar informasi, Entity List seharusnya berdampak pada perusahaan yang membeli suku cadang dalam skala besar, bukan pada individu yang hendak mengirim ponsel atau alat teknologi lainnya ke orang lain. Artinya, daftar hitam melarang Huawei menerima suku cadang dari perusahaan AS, bukan menghentikan orang untuk menerima smartphone.

Namun berdasarkan pernyataan perusahaan yang diberikan kepada PCMag, mereka tampak bingung terkait persyaratan hukum dalam situasi tersebut.

FedEx mengatakan tak ada larangan pengiriman produk Huawei dan pengembalian ponsel merupakan kekeliruan perusahaan. "Paket yang dimaksud telah dikembalikan secara keliru kepada pengirim, dan kami mohon maaf atas kesalahan operasional ini. Kami berkomitmen mematuhi semua peraturan dan regulasi serta meminimalisir dampak kepada pelanggan kami ketika kami menyesuaikan operasional kami untuk mematuhi peraturan AS yang dinamis," kata FedEx dalam sebuah pernyataan yang dilansir dari Digital Trends.

Begini Strategi Asus untuk Kuasai Pasar Laptop Indonesia

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu